Tekanan Darah Tinggi Bisa Pengaruhi Kesehatan Sperma, Kesuburan, dan Kehamilan
Hipertensi dapat memengaruhi kualitas sperma dan kesuburan-Freepik-
JAKARTA, DISWAY.ID - Bagi pasangan yang tengah mencoba memiliki keturunan atau buah hati tetapi punya riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Sebab, tekanan darah tinggi atau obat hipertensi menurut ahli juga bisa memengaruhi kesehatan sperma dan kehamilan:
Hipertensi atau tekanan darah tinggi telah lama dikenal memiliki risiko terhadap kesehatan kardiovaskular.
BACA JUGA:5 Daftar Penyakit Muncul Setelah Lebaran 2026, Waspada Hipertensi dan Kolesterol Mengintai
Namun, dampaknya terhadap kesehatan reproduksi kini mulai semakin terlihat.
Seiring semakin banyak pasangan memilih perawatan kesuburan seperti fertilisasi in vitro (IVF), penting untuk memahami bagaimana penyakit sistemik, khususnya hipertensi, memengaruhi kesuburan dan kehamilan yang dihasilkan.
BACA JUGA:27,9 Juta Pasien Hipertensi dan Diabetes Dominasi BPJS Kesehatan: Sedot Biaya Rp35,3 T!
Pengaruh hipertensi terhadap hasil IVF
Dalam kaitannya dengan teknik reproduksi seperti IVF, tekanan darah tinggi dapat memengaruhi hasil.
Dilansir dari Hindustan Times, Dr. Rashmi Sharma, direktur dan kepala departemen (HOD) IVF di Origyn IVF Fertility serta kepala dokter spesialis kandungan (ginekolog) mengatakan masih diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi wanita dengan hipertensi yang tidak terkontrol kemungkinan memiliki tingkat implantasi yang lebih rendah atau risiko keguguran yang lebih tinggi.
Selain itu, hipertensi dapat memengaruhi kondisi metabolik rahim dan proses penempelan plasenta, yang keduanya penting untuk kehamilan yang berhasil setelah IVF.”
Ia juga memperingatkan, kondisi terkait hipertensi seperti preeklamsia dan penyakit ginjal kronis dapat memengaruhi keamanan dan efektivitas perawatan kesuburan.
"Tekanan darah yang terkontrol dan terpantau dapat memberikan dampak positif terhadap hasil IVF, namun setiap pasien membutuhkan evaluasi dan perawatan yang dipersonalisasi.”
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: