Panduan Lengkap Isi Koper Jemaah Haji Indonesia 2026, Cek Sebelum Keberangkatan!

Panduan Lengkap Isi Koper Jemaah Haji Indonesia 2026, Cek Sebelum Keberangkatan!

Koper kabin dan bagasi Jemaah Haji Indonesia 2026-Ist-

JAKARTA, DISWAY.ID– Hitung mundur pemberangkatan jemaah haji Indonesia musim 1447 H / 2026 M telah dimulai. Kloter pertama dijadwalkan memasuki asrama haji pada 21 April, disusul keberangkatan perdana menuju Tanah Suci pada 22 April 2026.

Guna menghindari kendala teknis di bandara dan memastikan kenyamanan selama 40 hari ibadah, pengaturan koper menjadi kunci utama yang harus dipahami setiap jemaah.

Terkait hal ini, otoritas terkait mengingatkan jemaah untuk mematuhi regulasi terbaru mengenai muatan bagasi.

BACA JUGA:Tradisi Pelepasan Haji di Samarinda, Wali Kota Bekali 1.024 Jemaah Uang Saku Riyal

"Berikut ini kami sampaikan beberapa ketentuan barang bawaan jemaah haji 1447H/2026M sesuai surat Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dengan nomor S-121/PL/PL.2/2026 untuk dapat menjadi perhatian bagi seluruh jemaah haji 1447H/2026M," tulis Kemenhaj Kabupaten Bekasi melalui akun resminya, Senin (6/4/2026).

Diketahui, Kementerian Haji dan maskapai penerbangan telah menetapkan empat jenis tas resmi bagi setiap jemaah Haji Indonesia 2026.

Setiap jamaah telah mendapatkan koper untuk membawa keperluannya masing-masing ke tanah suci, yaitu terdiri Koper Bagasi (maksimal 32 kg), Koper Kabin (maksimal 7 kg), Tas Armuzna (ransel untuk puncak haji), dan Tas Selempang (dokumen penting).

1. Strategi Isi Koper Kabin (7 kg): Fokus Barang Esensial

Koper kabin harus berisi barang-barang yang dibutuhkan selama belasan jam penerbangan dan hari pertama setibanya di Madinah atau Mekkah.

BACA JUGA:Kemenhaj dan KJRI Jeddah Ingatkan Modus Haji Ilegal, Ini Sanksinya Jika Tertangkap

  • Pakaian Ganti: Siapkan 1–2 set baju (koko/sarung untuk pria, gamis/mukena travel untuk wanita).
  • Perlengkapan Mandi: Gunakan wadah travel size (sabun, sampo, pasta gigi).
  • Kesehatan & Kenyamanan: Obat-obatan pribadi, masker, sandal jepit, dan pengisi daya ponsel (charger).
  • Dokumen: PENTING! Paspor, visa, dan buku kesehatan wajib berada di Tas Selempang, bukan di koper kabin agar mudah diverifikasi petugas imigrasi.

2. Strategi Koper Bagasi (32 kg): Perlengkapan untuk 40 Hari

  • Pakaian Ihram: Minimal membawa 2 set agar memiliki cadangan saat pencucian.
  • Pakaian Harian: Cukup bawa untuk 7–10 hari penggunaan. Jemaah dapat memanfaatkan jasa laundry atau mencuci mandiri di hotel.
  • Perlindungan Cuaca: Siapkan jaket tebal karena suhu AC di pesawat dan hotel sering kali sangat dingin, serta payung lipat kecil untuk pelindung panas matahari.

BACA JUGA:Kemenhaj Lepas Ekspor Perdana 100 Ton Bumbu dan Makanan Siap Saji untuk Jemaah Haji 2026

3. Daftar Merah: Barang yang Dilarang Masuk Koper

Berdasarkan ketentuan surat Direktorat Jenderal Pelayanan Haji, terdapat beberapa barang yang dilarang keras masuk ke dalam koper karena alasan keselamatan penerbangan:

  • Powerbank: Hanya boleh dibawa ke kabin (kapasitas maksimal 20.000 mAh), dilarang keras masuk bagasi.
  • Bahan Berbahaya: Cairan aerosol besar, korek api, bahan kimia korosif, radioaktif, magnet, dan benda tajam.
  • Larangan Khusus: Air Zamzam dalam bentuk apa pun dilarang masuk koper bagasi maupun kabin. Air Zamzam akan dibagikan secara resmi saat tiba di tanah air.
  • Bahan Makanan: Hindari membawa makanan berbau tajam seperti terasi atau petis yang tidak kedap udara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait