Gus Ipul Dorong Kolaborasi Umat dan Negara untuk Pendidikan Anak Miskin
Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf saat Halalbihalal dan Launching Program NU Peduli Pendidikan PWNU Jawa Tengah kerjasama antara LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah, LAZISNU PWNU Jawa Tengah, dan Bank Jateng Syariah -ist-
Gus Ipul menyebut bahwa kontribusi sekecil apa pun dapat melahirkan perubahan besar.
“Gerakan infak pendidikan mengajarkan kepada kita bahwa mengembangkan sekolah tidak selalu harus menunggu yang besar. Dari yang kecil, ikhlas, dan dikerjakan bersama-sama, lahir harapan besar. Harapan itu hari ini kita jaga bersama, melalui gerakan masyarakat seperti Ma’arif NU maupun kehadiran negara lewat Sekolah Rakyat,” pungkas Gus Ipul.
Usai arahan Mensos, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Program NU Peduli Pendidikan PWNU Jawa Tengah bersama jajaran pengurus NU Jawa Tengah, antara lain Katib Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Mohamad Muzammil, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani, Ketua LAZIZNU Jawa Tengah Muh. Mahsun, serta Kepala Divisi Syariah Bank Jateng Slamet Sulistiono.
Agenda kemudian berlanjut dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PWNU Jawa Tengah dan Bank Jateng. Gus Ipul juga turut serta melakukan infak pembuka melalui QRIS NU Peduli Pendidikan.
Program NU Peduli Pendidikan PWNU Jawa Tengah merupakan kolaborasi lintas lembaga untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian sektor pendidikan, melibatkan LP Ma’arif, LPTNU, RMI, Muslimat, dan LAZISNU.
Penghimpunan infak dalam program ini dimanfaatkan untuk pembangunan Balai Diklat PWNU Jawa Tengah serta penguatan berbagai sektor, meliputi pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga dakwah dan kemanusiaan.
Program ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang mandiri dan berkelanjutan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: