BKPM Tunjuk Lampung sebagai Pilot Project Industri Bioetanol Nasional
Sebagai langkah awal, pembangunan pabrik bioetanol direncanakan akan dimulai di Lampung. Wilayah ini dinilai memiliki potensi besar dalam penyediaan bahan baku. -dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berupaya mempercepat pengembangan energi terbarukan melalui penguatan industri bioetanol.
Upaya ini bagian dari strategi bauran energi nasional yang ditindaklanjuti dengan kerja sama internasional.
BACA JUGA:Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, Api Diduga Berasal dari Area Klinik
Pemerintah Indonesia memilih mengawali dengan Jepang, yang menunjukkan minat kuat dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa bioetanol akan menjadi salah satu komponen penting dalam transisi energi nasional.
“Tindak lanjut kedua Pemerintah Jepang berbicara mengenai pengembangan industri etanol. etanol ini adalah salah satu energi bauran terbarukan yang kita rencanakan untuk develop,” ujarnya.
BACA JUGA:Lokasi dan Jadwal UTBK UNP 2026, Ada Layanan Antar Gratis Bagi Peserta Ujian
Pihaknya telah menetapkan kebijakan mandatori penggunaan campuran bioetanol dalam bahan bakar.
“Pemerintah sudah menetapkan mandatori di tahun 2028 untuk masuk kepada E10. Di mana juga tahun ini biofuel di bulan Juni sudah masuk ke B50. Nah, untuk yang produk gazolin ini dari etanol, bioetanol,” kata Todotua.
Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah menilai kesiapan industri dalam negeri menjadi kunci utama.
Salah satu keunggulan bioetanol adalah fleksibilitas bahan bakunya.
“kita harus memprepare industri dalam negeri. Seperti kita ketahui bersama feedstock atau sumber material, kalau biofuel itu dari CPO. kalau bioetanol ini multi feedstock-nya sangat banyak. Bisa dari tebu, sugarcane. Bisa juga dari ubi, cassava, sorghum, aren, dan lain-lain,” jelasnya.
BACA JUGA:Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina
Sebagai langkah awal, pembangunan pabrik bioetanol direncanakan akan dimulai di Lampung. Wilayah ini dinilai memiliki potensi besar dalam penyediaan bahan baku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: