Gandeng Ahli Obgyn, 100 Kader Bergerak Lawan Stunting dan Anemia di Cikarang
Memasuki awal tahun 2026, LippoLand melalui kawasan pengembangan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) mempertegas arah strategis program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian integral dari pembangunan Kawasan yang inklusif dan berkelanjutan.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 100 kader Posyandu di Cikarang bergerak bersama dalam upaya menekan angka stunting dan anemia melalui peningkatan kapasitas dan edukasi kesehatan masyarakat.
Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga pencegahan berkelanjutan, khususnya pada ibu dan anak.
Memasuki awal tahun 2026, LippoLand melalui kawasan pengembangan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) mempertegas arah strategis program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian integral dari pembangunan Kawasan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tidak sekadar aktivitas filantropi, CSR LCC kini diposisikan sebagai instrumen penciptaan nilai bersama (creating shared value) yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Sisir Stunting Mulai dari Pinggir Jakarta, 17.500 Paket Gizi Disebar ke 6 Desa Kabupaten Bekasi
Sepanjang kuartal pertama 2026, berbagai inisiatif dijalankan secara terarah di bawah kerangka “Lippo untuk Indonesia PASTI”, yang mencakup lima pilar utama: Pendidikan, Lingkungan, Sosial Kemasyarakatan, Kesehatan, dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal.
Pendekatan ini memastikan setiap program tidak hanya responsif terhadap kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada solusi jangka panjang.
Respons cepat terhadap situasi darurat menjadi pijakan awal tahun ini.
Pada Januari 2026, LCC menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Sukatani.
BACA JUGA:PAM JAYA Bersama WCR Siapkan Generasi Penerus Bangsa Bebas Stunting
Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, ikan kaleng, dan air mineral didistribusikan secara langsung, mencerminkan kesiapsiagaan perusahaan dalam mendampingi masyarakat di masa krisis.
Memasuki Februari, fokus program bergeser pada penguatan kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.
Melalui pemberian perlengkapan ibadah ke sejumlah masjid di kawasan Cikarang, LCC berkontribusi dalam mendukung kenyamanan dan keberlangsungan aktivitas keagamaan masyarakat.
Momentum Ramadan di bulan Maret dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sosial melalui kegiatan buka puasa bersama anak yatim di Pasar Central.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: