Harga Gas LPG Non Subsidi Naik, Bos SPPG Ungkap Belum Ada Masalah!
Alih-alih meributkan soal angka di label harga, APPMBGI justru mengaku sedang mengalihkan fokus pada isu yang lebih krusial: distribusi.-Disway/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Melejitnya harga gas elpiji (LPG) non subsidi imbas dari peperangan antar negara Iran dan Amerika Serikat dan krisis energi rupanya tidak ikut berdampak di kalangan para pengusaha Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).
Pernyataan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (PPMBGI) Abdul Rifai Ras mengklaim bahwa sejauh ini belum ada keluhan terkait kenaikan harga gas elpiji dari kalangan bos dapur MBG.
BACA JUGA:CATAT! Aksi Pemadalam Listrik Serentak di Jakarta Dilakukan Malam ini Pukul 20.30 WIB
"Sejauh ini tidak ada masalah. Kami bukan punya otoritas soal itu tetapi intinya sejauh ini anggota APPMBGI yang terdaftar ya tidak ada keluhan perihal energi," ujar Abdul Rifai saat ditemui awak media di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu 25 April 2026.
Alih-alih meributkan soal angka di label harga, APPMBGI justru mengaku sedang mengalihkan fokus pada isu yang lebih krusial: distribusi.
Asosiasi kini tengah mengerahkan sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan pasokan energi tetap mengalir hingga ke pelosok, terutama di wilayah-wilayah tertinggal.
BACA JUGA:Veda Ega Pratama Tembus 10 Besar FP2 Moto3 Spanyol 2026, Mario Aji Merangsek Kedua di Moto2
"Hanya saja memang kita melibatkan SDM itu untuk menyampaikan bagaimana kemudian akses LPG di wilayah tertinggal itu terus secara kontinu bisa diakomodasi, termasuk dalam konteks bagaimana substitusi bahan bakarnya," tutur Abdul.
Menariknya, asosiasi juga mulai melirik opsi radikal untuk lepas dari ketergantungan energi fosil konvensional. Ada dorongan kuat untuk mulai menyosialisasikan substitusi bahan bakar bagi para pengelola dapur.
"Misalnya yang tadinya menggunakan minyak fosil, itu bisa kita menggunakan batubara cair atau misalnya sumber-sumber energi terbarukan yang lainnya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: