Hasan Nasbi Berpeluang 'Come Back' ke Kabinet, Bakal Merapat ke Istana Sore Ini?

Hasan Nasbi Berpeluang 'Come Back' ke Kabinet, Bakal Merapat ke Istana Sore Ini?

Presiden Prabowo Subianto akan me-reshuffle kabinetnya hingga muncul rumor Hasan Nasbi akan kembali ke Kabinet-Disway.id/Anisha Aprilia-Disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto akan me-reshuffle kabinetnya hingga muncul rumor Hasan Nasbi akan kembali ke Kabinet. 

Nama Hasan Nasbi sendiri reshuffle atau perombakan kabinet mencuat masuk jajaran pejabat yang akan mengisi Kabinet.

BACA JUGA:Prabowo Akan Reshuffle Kabinet Hari Ini, Daftar Nama Beredar

Berdasarkan informasi sebuah sumber anon8m, sejumlah nama seperti Ahmad Qodari hingga Hasan Nasbi akan dilantik Prabowo pada Senin, 27 April 2026 sore nanti.

Hasan Nasbi sendiri merupakan mantan Kepala PCO Hasan Nasbi selama 11 bulan sebelum lembaga itu berganti nama menjadi Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI. 

Disinggung mengenai hal itu, Komisaris Pertamina itu mengaku tak tahu-menahu. Ia hanya berujar jika dirinya masih menjalani pekerjaan rutin seperti biasa.

BACA JUGA:Nah Lho! Prajurit TNI Korban Pengeroyokan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

"Terus terang saya tidak tahu. Saya masih menjalani pekerjaan rutin sehari-hari," kata Hasan saat dimintai konfirmasi, Senin, 27 April 2026. 

Sejumlah nama beredar

Sejumlah nama yang beredar nama sejumlah tokoh yang dipercaya Prabowo untuk mengisi jabatan penting.

Berdasarkan informasi, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) M Qodari dikabarkan bergeser menjadi kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI sekaligus juru bicara presiden.

Posisi Qodari di KSP disebut akan diisi mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.

BACA JUGA:Eriko Sotarduga Tak Ambil Pusing Masalah Resuffle: Wajar PDI P Beri Masukan

Saat dikonfirmasi, Qodari menegaskan bahwa reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo. Ia meminta masyarakat untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dari Kepala Negara.

"Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangannya dari Bapak Presiden," kata Qodari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: