Jarak Hotel ke Halte Bus Shalawat Rata-rata di Bawah 100 Meter
Persiapan penyediaan transportasi jemaah haji Indonesia -MCH-
MAKKAH, DISWAY.ID-- Akses transportasi bagi jemaah haji Indonesia di Makkah dirancang semudah mungkin.
Jarak rata-rata antara hotel tempat menginap dengan halte bus shalawat yang mengantar ke Masjidil Haram kurang dari 100 meter.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan penempatan halte bus shalawat dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah jemaah di setiap kawasan.
BACA JUGA:Update Kedatangan Haji, 36.544 Jemaah Indonesia Tiba di Madinah
Hotel berkapasitas besar dan kantor sektor dijadikan titik utama, sementara hotel di sekitarnya diarahkan ke halte terdekat.
“Total ada 74 halte bus shalawat. Tidak ada yang jauh karena ini sangat menentukan kenyamanan jemaah,” kata Ihsan Faisal di Kantor Daker Makkah, dikutip Selasa (28/4).
Setiap halte melayani dua hingga tiga hotel di sekitarnya, bahkan lebih tergantung kepadatan jemaah.
Bus shalawat beroperasi 24 jam nonstop, sehingga jemaah dapat berangkat ke Masjidil Haram kapan saja dari halte terdekat.
“Jemaah tinggal keluar hotel, ke halte terdekat, lalu naik bus. Kalau sudah ada bus, langsung naik. Kalau belum ada, petugas akan mengarahkan,” ujarnya.
BACA JUGA:Imbauan Bijak Bermedsos, Syiarkan Tri Sukses Haji Secara Positif
Terminal kedatangan bus juga disesuaikan dengan wilayah akomodasi:
- Jemaah dari Syisyah dan Raudhah turun di Terminal Syib Amir
- Jemaah dari Misfalah diarahkan ke Terminal Jiad
- Jemaah dari Aziziyah dan Jarwal menggunakan Terminal Jabal Ka’bah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: