Sopir Green SM yang Sebabkan Temperan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek Ditahan, Tersangka?

Rabu 29-04-2026,10:48 WIB
Sopir Green SM yang Sebabkan Temperan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek Ditahan, Tersangka?

Sosok Sopir Taksi Green SM Picu Kecelakaan Maut KRL di Bekasi.--Tangkapan Layar

Karumkit RS Polri, Brigjen Pol Prima mengatakan saat ini tim Disaster Victim Identification (DVI) masih bekerja untuk memastikan identitas para korban.

"Saat ini masih dalam proses," ucapnya.

Meski identitas belum diketahui, pihak RS Polri memastikan seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.

BACA JUGA:Nama Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Semuanya Perempuan

"Jenis kelamin perempuan semua," tambahnya.

Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui prosedur standar, termasuk pencocokan data antemortem dan postmortem guna memastikan keakuratan identitas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

BACA JUGA:Komut KAI Salahkan Taksi Listrik Pemicu Kecelakaan Kereta di Bekasi dengan Argo Bromo Anggrek

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan polisi membuka akses bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melakukan pengecekan.

Kecelakaan yang terjadi pada Selasa 28 April 2026 ini melibatkan kendaraan yang melintas di perlintasan rel dengan kereta api yang tengah melaju.

Diungkapkannya, pihaknya turut mendukung penuh seluruh proses penanganan, mulai dari pengamanan lokasi hingga evakuasi dan identifikasi korban.

BACA JUGA:Komut KAI Salahkan Taksi Listrik Pemicu Kecelakaan Kereta di Bekasi dengan Argo Bromo Anggrek

"Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan pengidentifikasian korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat," katanya kepada awak media, Selasa 28 April 2026.

Saat ini, proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di RS Polri Kramat Jati. Namun, identitas 10 korban meninggal dunia tersebut belum dapat dipastikan.

"Sebanyak 10 jenazah masih dalam proses identifikasi karena belum diketahui identitasnya. Tim terus bekerja untuk memastikan data korban dapat segera disampaikan kepada pihak keluarga," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: