23 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Bekasi, Mayoritas Cedera Kepala Berat
Sebanyak 23 korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Commuter Line (KRL) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi-disway.id/Candra Pratama-
BEKASI, DISWAY.ID -- Sebanyak 23 korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi.
Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, mengungkapkan bahwa mayoritas korban mengalami luka berat, terutama cedera pada bagian kepala akibat benturan keras saat insiden terjadi.
“Total ada 23 pasien yang masih dirawat, dan 17 di antaranya masuk kategori luka berat,” ujar Sudirman dikutip Rabu, 29 April 2026.
BACA JUGA:Apakah Hari Buruh 2026 Disertai Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri di Sini
Ia mengemukakan, para korban yang sebelumnya berada di ruang IGD telah dipulangkan lantaran kondisinya sudah membaik.
Menurut Sudirman, jenis luka berat yang dialami para korban umumnya berupa cedera kepala akibat benturan.
"Lukanya itu cedera kepala berat. Karena benturan di kepalanya kan," tuturnya.
Ia bilang, mayoritas pasien yang masih dirawat memerlukan tindakan lanjutan.
Hingga Selasa kemarin, 28 April 2026, pihaknya telah mengoperasi 5 korban.
"Tadi ada sekitar 5 operasi. Dilanjut besok berarti sisanya. Rata-rata memerlukan operasi, kecuali 1-2 yang enggak memerlukan operasi," urainya.
BACA JUGA:Wamenpar: IPOS X Perkuat Daya Saing Global Industri Event RI
Terkait masa perawatan, kata Sudirman, pasiem dengan luka berat yang menjalani operasi diperkirakan membutuhkan waktu perawatan sekitar 5 hari hingga satu minggu.
"Luka sedang biasanya 3-4 hari itu sudah pulang," tukasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid atau RSUD Kota Bekasi, dr. Ellya Niken Prastiwi, mengatakan jumlah korban kecelekaan kereta pada Senin, 27 April 2026, sebanyak 54 orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: