Cegah Kecelakaan Kereta, Pemprov DKI Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang Stasiun Grogol

Rabu 29-04-2026,13:24 WIB
Reporter: Cahyono |
Cegah Kecelakaan Kereta, Pemprov DKI Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang Stasiun Grogol

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah membangun flyover (jalan layang) di perlintasan sebidang Stasiun Grogol, Jakarta Barat-Pemprov DKI Jakarta-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah membangun flyover (jalan layang) di perlintasan sebidang Stasiun Grogol, Jakarta Barat.

Pembangunan flyover dengan panjang kira-kira 380 meter tersebut untuk mencegah kecelakaan  lalu lintas di perlintasan sebidang tersebut.

BACA JUGA:Tinjau SMAN 1 Cilacap, Prabowo Subianto: Anak-anak Suka MBG, Bisa Bantu Hemat Uang Jajan

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris mengatakan, pembangunan jalan layang yang berlokasi di Jalan Latumenten tersebut sudah dimuali sejak November 2025.

"Jadi, antisipasi terhadap perlintasan sebidang dengan rel kereta api itu. Pemprov DKI saat ini sedang membangun, ada flyover di Jalan Latumenten," kata Afan di Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu, 29 April 2026.

Afan menerangkan pembangunan jalan layang yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga tersebut merupakan proyek multi year atau lebih dari satu tahun masa anggaran.

BACA JUGA:Sopir Green SM yang Sebabkan Temperan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek Ditahan, Tersangka?

Jika tidak ada halangan, proyek flyover di perlintasan sebidang tersebut akan rampung pada akhir tahun ini.

"Jadi ini adalah multi years yang dilakukan oleh Dina Subina Marga dan sudah dimulai pada akhir tahun 2025 dan akan ditutaskan pada tahun ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, tragedi tabrakan kereta yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, berkaitan dengan kecelakaan taksi daring menerobos perlintasan sebidang pada Senin, 27 April 2026, malam.

Taksi Gren SM alias taksi ijo tersebut mengalami mogok di tengah rel kereta hingga akhirnya tertemper KRL yang melaju dari arah Cikarang menuju Jakarta.

BACA JUGA:Apakah Hari Buruh 2026 Disertai Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri di Sini

Kecelakaan ini mengakibatkan operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur terhambat. Dampaknya, pada pukul 09.00 WIB, KRL yang terhambat perjalannya, dihantam KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Akibat kecelakaan ini, 14 orang dari gerbong perempuan dinyatakan tewas dan puluhan penumpang lainnya luka-luka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait