Kesaksian Keluarga Korban Pelecehan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo: Beri Dokrin Menghalalkan Perbuatannya
Kasus pelecehan pendiri ponpes di Pati, pelaku pernah mengklaim dirinya sebagai keturunan nabi dan aksinya terjadi bertahun tahun sejak 2020.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID – Saat aksi massa pada Sabtu 2 Mei 2026 terungkap kesaksian korban pelecehan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Pati.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh salah satu warga yang mendatangi Pondok Pesantren Ndolo Kusumo dan merupakan suami yang istrinya mengalami pelecehan oleh oknum pengasuh pondok yang bernama Ashari.
Saat memberikan kesaksiannya, warga tersebut menyampaikan bahwa pelecehan dan perilaku menyimpang dilakukan pengasuh tersebut terhadap santriwati.
Tidakan yang dilakukan berupa kontak fisik yang tidak wajar hingga doktrin kepada santri sehingga menganggap bahwa apa yang dilakukan oknum merupakan hal yang biasa.
“Oknum kerap melakukan kontak fisik, mulai mencium pipi kanan-kiri, kening hingga bibir,” jelasnya dilansir dari video yang di unggah di akun X@neVerAl0nely___.
BACA JUGA:Jadi Saksi Kunci Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry, Rumah Oki Setiana Dewi di Mesir Diteror
Pria tersebut menyampaikan jika oknum berinisial A juga menyampaikan jika hahal jika berhubungan dengan keturunan ‘Kanjeng Nabi’.
“Kalau istri dikawini oleh keturunan ‘Knjeng Nabi’ juga halal, jadi kalau istri saya saat dikawini dia saat itu, saya juga merelakan,” ungkapnya.
Kasus pelecehan yang telah terjadi beberapa tahun ini baru terungkap karena adanya intimidasi dari pihak tertentu jika korban ada yang melapor.
Menurut pria tersebut pada 2024 ada korban yang melakukan pelaporan bahkan telah menempuh jalur hukum serta melakukan visum, namun setelah mendapatkan tekanan dan kasus tersebut menguap hingga saat ini.
Korban diketahui telah mengalami pelecehan sejak duduk di bangku kelas IX SMP hingga kelas XII SMA.
Dari dugaan sementara korban pelecehan di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo telah mencapai puluhan santriwati.
BACA JUGA:5 Fakta Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry, Resmi Jadi Tersangka Bareskrim Polri
Tidak hanya masyarakat umum, namun Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati juga ambil bagian dalam aksi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: