Perkenalkan Valzan dan Rifqi, 2 Siswa Madrasah Berprestasi Level Dunia yang Diapresiasi Menag Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas capaian Valzan dan Rifqi.--Kemenag
JAKARTA, DISWAY.ID – Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, memberikan apresiasi khusus kepada dua siswa madrasah yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dan internasional.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menag di halaman kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kedua siswa berprestasi tersebut adalah: Pertama, Rifqi Nadhim Uqail (Siswa Kelas VIII MTsN 9 Kediri): Peraih apresiasi kategori Siswa Madrasah Berbakat Non-Akademik dalam bidang Karya Seni Lukis.
BACA JUGA:Hardiknas 2026: Daftar 20 Kampus Paling Banyak Mahasiswa Berprestasi, Juaranya Bukan UI
Kedua, Valzan Baruna Arkananta (Siswa Kelas XII MAN IC Pekalongan): Peraih apresiasi kategori Siswa Madrasah Berbakat Akademik sebagai penerima Letter of Acceptance (LoA) terbanyak dari 24 Perguruan Tinggi Luar Negeri bereputasi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas capaian Valzan dan Rifqi.
Menag menilai keberhasilan Valzan menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang berkarakter sekaligus memiliki daya saing global.
Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan lingkungan pendidikan yang kuat.
"Hari ini kita melihat wajah masa depan Indonesia. Rifqi dan Valzan adalah bukti bahwa pendidikan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul secara intelektual dan kreatif. Mampu menembus 24 universitas dunia bukanlah hal yang biasa, ini luar biasa," ujar Menag Nasaruddin.
BACA JUGA:Hardiknas 2026, Ini Daftar 20 Siswa Berprestasi Tingkat Nasional se-Indonesia
Senada dengan Menag, Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, menegaskan bahwa Kemenag akan terus berkomitmen mendukung bakat-bakat unik siswa, baik di jalur akademik maupun non akademik.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menambahkan, capaian 24 LoA tidak sekadar angka, melainkan mencerminkan kualitas akademik, kemampuan bahasa asing, serta kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi internasional.
Ia menilai prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan madrasah sekaligus bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global.
BACA JUGA:Kunjungan ke Makassar, Gus Ipul: Siswa Sekolah Rakyat Lebih Percaya Diri dan Berprestasi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: