DBL Camp 2026 Pakai Teknologi VALD, Ini Daftar Pemecah Rekornya

Selasa 05-05-2026,15:08 WIB
DBL Camp 2026 Pakai Teknologi VALD, Ini Daftar Pemecah Rekornya

Barisan pemain yang berhasil menjadi peraih rekor di Kopi Good Day DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

BACA JUGA:Tuntas Digelar, Honda DBL Banten Series 2025 Hadirkan Duel Panas Basket Pelajar

3. Vertical Jump (dengan Teknologi Force Decks)

Pengukuran vertical jump juga menjadi salah satu indikator penting dalam menilai daya ledak pemain. Dengan bantuan teknologi Force Decks, analisis dilakukan secara detail, termasuk saat fase melompat dan mendarat.

Pande Putu Dicky Hutama Putra dari SMAN 2 Denpasar mencatatkan lompatan setinggi 57,2 cm di sektor putra. Sementara Lovely Leke dari SMA Eben Haezar Manado memimpin sektor putri dengan 38,3 cm.

4. Arm Span & Finger Span

Selain itu, pengukuran rentang lengan dan jari tetap menjadi parameter krusial dalam permainan basket.

Fachri Fairuz Ghaffaar dari SMAN 26 Jakarta mencatatkan arm span terpanjang di sektor putra dengan 197,5 cm. Di sektor putri, Hannah Harshita dari SMA Kolese Santo Yusup Malang mencatatkan 181,5 cm.

Untuk finger span, Jordan Marcellino Darma dari SMA Methodist 2 Medan memimpin sektor putra dengan 26,5 cm, sedangkan Kamila Rara Islami dari SMAN 70 Jakarta mencatatkan 23,5 cm di sektor putri.

BACA JUGA: Peran DBL Saat Timnas Indonesia Juarai Basket 3x3 Putri SEA Games 2025

5. Kekuatan Hamstring (dengan Teknologi Nord Bord)

Pengujian kekuatan otot paha belakang dilakukan menggunakan teknologi Nord Bord.

Hasilnya, Andra Hakeem Ananda dari SMAN 2 Bandung mencatatkan angka tertinggi untuk kaki kanan di sektor putra, sementara Jason Matviyko Handoko dari SMA Karangturi Semarang unggul di kaki kiri.

Di sektor putri, Feshya Putri dari SMAN 10 Bandar Lampung dan Dominique Faith Leemans dari SMA Santa Laurensia masing-masing mencatatkan performa terbaik.

6. Kekuatan Isometrik dan Sendi (dengan Teknologi Force Frame)

Sementara itu, pengujian kekuatan isometrik dan stabilitas sendi dilakukan dengan Force Frame. Alat itu membantu memantau kekuatan pada bagian penting seperti pinggul, lutut, dan pergelangan kaki.

Sinclaire Jefferson Halim dari SMA St. Louis 1 Surabaya serta Efrael Yerusyalom Enrichia dari SMA Bukit Sion Jakarta mencatatkan hasil terbaik di sektor putra.

Di sektor putri, Louisa Antoinette Anabella dari SMA Kolese Santo Yusup Malang mendominasi pengukuran di kedua sisi.

BACA JUGA:DBL-Kemenpora-Kemendikdasmen Bahas Olahraga Pelajar di Indonesia Sports Summit 2025

DBL Camp 2026 sendiri berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei 2026 dengan tiga lokasi berbeda di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: