Survei: 77% Perusahaan Sulit Cari SDM Tepat, Kuliah 2,5 Tahun Jadi Jawaban
Di tengah perubahan teknologi yang cepat, muncul berbagai pendekatan baru dalam pendidikan tinggi, termasuk model kuliah 2,5 tahun yang ditawarkan sejumlah perguruan tinggi sebagai upaya mempercepat kesiapan lulusan memasuki dunia profesional. --BINUS
JAKARTA, DISWAY.ID - Kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan kembali menjadi sorotan.
Survei global Manpower Group mencatat bahwa 77% perusahaan di berbagai negara masih mengalami kesulitan dalam menemukan sumber daya manusia (SDM) dengan keterampilan yang sesuai.
Temuan ini menegaskan bahwa tantangan utama dunia kerja saat ini bukan lagi sekadar jumlah tenaga kerja, tetapi kecocokan kompetensi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Di tengah perubahan teknologi yang cepat, muncul berbagai pendekatan baru dalam pendidikan tinggi, termasuk model kuliah 2,5 tahun yang ditawarkan sejumlah perguruan tinggi sebagai upaya mempercepat kesiapan lulusan memasuki dunia profesional.
BACA JUGA:BPS Survei Kepuasan 14.000 Jemaah Haji 2026, Kolaborasi dengan Kemenhaj
Dr. Nelly, S.Kom., M.M., selaku Rektor BINUS University, menyampaikan bahwa kekhawatiran tersebut semakin terasa di tengah tuntutan industri yang terus berkembang.
“Saat ini yang menjadi kekhawatiran orang tua bukan hanya apakah anak bisa lulus, tetapi apakah setelah lulus anak mereka bisa langsung terjun seutuhnya dalam dunia kerja. Anak mereka bisa berkarya seutuhnya, baik sebagai profesional maupun menciptakan lapangan kerja / menjadi entrepreneur," katanya kepada wartawan.
Transformasi pendidikan tinggi yang didorong oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam beberapa tahun terakhir mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat keterhubungan dengan industri, mengedepankan pembelajaran berbasis pengalaman, serta menempatkan kesiapan kerja lulusan sebagai hasil utama pendidikan.
Pendekatan ini menempatkan kesiapan kerja bukan sebagai hasil setelah kelulusan, tetapi sebagai proses yang dibangun sejak masa studi.
BACA JUGA:Antisipasi Dampak Global ke Dunia Usaha, Kadin Indonesia Gelar Survei Business Pulse Q1 2026
Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menyampaikan materi akademik, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam konteks tersebut, BINUS University mengintegrasikan pengalaman industri dan pengembangan keterampilan ke dalam kurikulum secara terstruktur.
Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk lebih siap beradaptasi dengan dinamika dunia profesional yang terus berubah.
Melalui program inovatif "2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier", BINUS University mengusung semangat Start Earlier untuk membekali mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi secara efisien dan lebih cepat memasuki dunia profesional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: