Pramono Klaim Banjir di Jakarta Bisa Surut dalam 4 Jam, Apa Strateginya?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki strategi jitu dalam menangani persoalan banjir di Ibu Kota sehingga genangan dapat surut dalam waktu 4 jam-Disway.id/Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki strategi jitu dalam menangani persoalan banjir di Ibu Kota.
Diketahui, akibat hujan deras dari sore hingga malam hari pada Senin, 4 Mei 2026, setidaknya sebanyak 151 RT di Jakarta terendam banjir.
BACA JUGA:Terduga Pelaku Pemukulan Bro Ron Lapor Balik, Mengaku Dipukul Duluan dan Dikatai Ucapan Rasis
Pramono menerangkan, banjir yang merendam lebih dari sertus wilayah RT tersebut disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi.
Untuk menangani banjir tersebut sambung Pramono, dirinya langsung menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk mengaktifkan seluruh pompa yang dimiliki baik stasioner maupun portabel.
Untuk diketahui, Dinas SDA DKI Jakarta memiliki 1.200 pompa yang meliputi 600 stasioner dan 600 potabel.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Stimulus Terbaru
"Jadi, ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan," kata Pramono di Jakarta Timur dikutip Rabu, 6 Mei 2026.
Selain itu, pengerukan lumpur di sungai-sungai utama juga terus dimasifkan untuk meningkatkan daya tampung air.
Saat ini kata Pramono pengerukan tengah dilakukan di Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Ciliwung.
"Yang tidak kalah penting adalah pengerukan yang sekarang ini kan sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai yang ada, termasuk Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan sebagainya," terang Mas Pram sapaan akrabnya.
BACA JUGA:YouTuber Resbob Dibidik Polisi, Heboh Video Rasisme Orang Sunda Sampai Bawa-Bawa Viking
Dengan strategi tersebut sambung Mas Pram, banjir yang merendam sebagian wilayah Jakarta dapat surut dalam kurun waktu tidak lebih dari 4 jam.
"Itulah kenapa ketika hujan dari jam 5 sampai jam 8 pagi, relatif dalam waktu 3-4 jam kemudian banjirnya sudah mulai surut," kata Pramono.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: