Datangi MPR RI, GPCI Desak Pemerintah Segera Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel

Selasa 19-05-2026,19:47 WIB
Reporter: Anisha Aprilia |
Datangi MPR RI, GPCI Desak Pemerintah Segera Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel

GPCI berharap delegasi Indonesia yang belum ditahan masih dapat melanjutkan perjalanan menuju Gaza dengan selamat.-Disway/Anisha Aprilia-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Perwakilan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mendatangi pimpinan MPR guna melaporkan 9 WNI yang ditangkap oleh tentara Israel.

"Jadi kami datang ke MPR, khususnya kepada Pak Hidayat Nur Wahid, untuk pertama melaporkan sekilas mengenai update perkembangan misi Global Freedom Flotilla yang diikuti oleh warga negara Indonesia," kata Juwaini.

BACA JUGA:MPR RI Desak Prabowo Lobi Donald Trump untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Juwaini merinci sembilan WNI yang ikut dalam misi tersebut terdiri dari lima aktivis kemanusiaan dan empat jurnalis. Misi pelayaran menuju Gaza awalnya dimulai dari Barcelona, Spanyol, pada 12 April 2026.

Ia menjelaskan misi tersebut berawal dari keberangkatan di Barcelona, Spanyol pada 12 April 2026. Namun, saat memasuki perairan Yunani, rombongan pertama sempat diintersep Israel dan lebih dari 170 orang ditangkap.

Kemudian, rombongan berikutnya berangkat dari Marmaris, Turki dan membawa sembilan delegasi Indonesia. Rombongan tersebut kembali dicegat oleh Israel.

BACA JUGA:5 WNI yang Diculik Israel Masih Hilang Kontak Termasuk Jurnalis Republika, GPCI Khawatir Disiksa

“Kemarin siang, kalau dalam catatan kami sekitar jam 15.00 Waktu Indonesia Barat, telah di-intercept oleh pasukan Israel dan sampai pagi ini dalam catatan Global Freedom Flotilla yang disampaikan kepada kami sudah sekitar 40-an kapal yang ditahan, dan 332 aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai negara itu diculik saat ini statusnya,” ungkap dia.

Ia menyebut armada Global Freedom Flotilla yang berangkat dari Turki berjumlah total 57 kapal. Namun hingga kini puluhan kapal dilaporkan telah dicegat.

GPCI berharap delegasi Indonesia yang belum ditahan masih dapat melanjutkan perjalanan menuju Gaza dengan selamat.

Berdasarkan perhitungan pihak Global Freedom Flotilla, kapal diperkirakan tiba di Gaza dalam satu hari perjalanan apabila melaju dengan kecepatan sekitar 8 kilometer per jam.

BACA JUGA:Hyundai Motor Rilis Tema Layar Eksklusif Gratis Semarakkan FIFA World Cup 2026, Cek Cara Unduhnya!

“Mudah-mudahan tidak ada intercept lagi atau bisa lolos sampai ke Gaza,” jelasnya.

Terkait dengan adanya delegasi yang diculik, Juwaini berharap Pimpinan MPR RI melalui Hidayat Nur Wahid dapat menyampaikan pesan kepada pemerintah Indonesia, kementerian, dan badan-badan yang terkait dengan penyelamatan warga negara Indonesia, untuk dapat membantu pembebasan delegasi Global Freedom Flotilla dari Indonesia tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait