Ramai Vape Dikaitkan dengan Narkoba, Hasil Tes Urine Komunitas Vaper Negatif

Rabu 20-05-2026,03:15 WIB
Ramai Vape Dikaitkan dengan Narkoba, Hasil Tes Urine Komunitas Vaper Negatif

Ilustrasi Vape. Maraknya kasus peredaran rokok elektronik (vape) yang disalahgunakan terhadap narkobatelah menjadi perhatian publik, khususnya konsumen.--

JAKARTA, DISWAY.ID - Belakangan ini vape yang juga tembakau alternatif dikaitkan dengan narkoba. 

Kemudahan memperoleh informasi mendorong masyarakat untuk sadar dan lebih selektif dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari.

Terrmasuk bagi para konsumen rokok elektronik atau biasa disebut vaper.

Para vaper yang tergabung dalam berbagai komunitas mengambil langkah nyata untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap pilihan konsumsi yang bertanggung jawab dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.

BACA JUGA:Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate dibongkar Bareskrim, Diduga Ada Peran Lapas Napi Cipinang

Sebagai contoh, komunitas Therion DNA Indonesia beberapa waktu lalu menyelenggarakan kegiatan “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” di Bekasi yang diikuti lebih dari 50 konsumen vape.

Vaper-vaper ini secara sukarela mengikuti tes urine untuk membuktikan bahwa mereka tidak menggunakan rokok elektronik untuk penyalahgunaan narkoba.

Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari berbagai zat narkotika.

Konselor Adiksi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Linda turut hadir dan mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika oleh para peserta yang menggunakan vape legal.

BACA JUGA:Rumah Kos di Jakbar Jadi Lab Vape Narkoba, Seorang Pria Ditangkap

“Berdasarkan tes urine yang telah kita lakukan kepada 50 member (konsumen vape legal), berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap beberapa golongan NAPZA, didapatkan hasil dari seluruh member yang sudah kita lakukan tes hasilnya negatif, dan tidak ditemukan tanda penggunaan NAPZA. Saya sangat antusias dan mengapresiasi. Mewakili dari BNK Kabupaten Bekasi, saya memberikan applause yang luar biasa untuk member vapers yang mendukung program pemerintah War on Drugs for Humanity,” ujarnya, dikutip Selasa 19 Mei 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK) Garindra Kartasasmita menilai kegiatan ini sebagai langkah penting untuk meluruskan persepsi publik terhadap produk tembakau alternatif seperti rokok elektronika.

Ia menegaskan bahwa edukasi harus terus diperkuat agar masyarakat tidak salah memahami produk yang sebenarnya memiliki risiko lebih rendah dari rokok.

BACA JUGA:Menuju 75 Tahun, Sido Muncul Bawa Tolak Angin 'Dari Indonesia untuk Dunia'

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: