5 Khutbah Idul Adha 2026 Versi NU Singkat dan Padat, Referensi untuk Khotib
Berikut khutbah Idul Adha 2026 versi Nahdlatul Ulama (NU) yang singkat dan padat sebagai referensi untuk khotib.--Gemini AI
Imam Sufyan al-Tsauri, salah satu ulama hadits dan fiqih terkemuka, menyebutkan sebagaimana dikutip dalam kitab Hilyatul Auliya' juz 6 halaman 386:
إِنَّمَا سُمِّيَ الْمَالُ لِأَنَّهُ يَمِيلُ الْقُلُوبَ
Artinya, "Harta dinamakan "māl" karena ia dapat memalingkan hati."
Perkataan ini sangat dalam maknanya. Harta memang memiliki daya tarik yang luar biasa terhadap hati manusia. Karena itu, orang yang mampu berbagi hartanya dengan ikhlas menunjukkan bahwa cintanya kepada Allah jauh lebih besar daripada cintanya kepada harta dan dunia.
Jamaah kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah
Melalui topik ini, pada momen Idul Adha kali ini, khatib mengajak kita semua untuk mengubah cara pandang terhadap ibadah kurban yang kita lakukan. Mari kita niatkan ibadah ini selain untuk menunaikan syariat Allah, juga sebagai ajang membantu sekaligus membahagiakan kaum miskin dan dhuafa.
Masih banyak di antara masyarakat kita yang hidup dalam kesulitan ekonomi. Banyak buruh kecil yang penghasilannya tidak mencukupi, pedagang kecil yang terhimpit kebutuhan hidup, anak yatim yang kekurangan biaya pendidikan, serta orang tua renta yang hidup dalam kesepian dan keterbatasan. Mereka semua membutuhkan perhatian kita, bukan hanya pada hari raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Idul Adha seharusnya menjadi momentum membangun solidaritas sosial. Kalau kita memiliki kelapangan rezeki, bantulah mereka. Kalau kita memiliki makanan yang berlebih, bagikanlah. Kalau kita memiliki kekuatan dan pengaruh, gunakanlah untuk melindungi masyarakat kecil.
Inilah hakikat empati dalam Islam, yaitu menghadirkan hati untuk ikut merasakan penderitaan orang lain dan berusaha menghadirkan kebaikan bagi mereka, agar senyum kebahagiaan selalu dapat merekah di wajah mereka.
Semoga Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadikan kita orang yang menyembelih hewan kurban, tetapi juga pribadi yang mampu menyembelih egoisme, keserakahan, dan kecintaan yang berlebihan terhadap dunia. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang dermawan, peduli terhadap kaum miskin, dan ringan tangan dalam membantu sesama.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ
Khutbah II
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
اَللهُ أكْبَرُ مَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ، اَللهُ أكْبَرُ مَا حَمِدَهُ الْحَامِدُوْنَ، اَللهُ أكْبَرُ مَا تَقَلَّبَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ،اَللهُ أكْبَرُ فِي كُلِّ حَالٍ وَفِي سَائِرِ الظُّرُوْفِ وَالْأَحْوَالِ، اَللهُ أكْبَرُ مَا أَقْبَلَ التَّائِبُوْنَ إِلَى رَبِّهِمْ مُسْتَغْفِرِيْنَ، اَللهُ أكْبَرُ مَا تَجَلَّى اللهُ عَلَى عِبَادِهِ فِي هَذَا الشَّهْرِ الْمُبَارَكِ وَفِي سَائِرِ الشُّهُوْرِ وَالْأَيَّامِ بِالرَّحْمَةِ وَالْغُفْرَانِ
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِإِفْشَاءِ السَّلَامِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ الْمَبْعُوْثِ إِلَى سَائِرِ الْأُمَمِ وَعَلَى أَلَهِ وَصَحْبِهِ الْمُتَمَسِّكِيْنَ بِدِيْنِ الْإِسْلَامِ۰ اَمَّا بَعْدُ:
فَيَا عِبَادَ ﷲ... اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالى فِيْ الْقُرْآنِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ: ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّٰﻪَ ﻭَﻣَﻼَﺋِﻜَﺘَﻪُ ﻳُﺼَﻠُّﻮْﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ، ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬﺎَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮْﺍ ﺻَﻠُّﻮْﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻤُﻮْﺍ ﺗَﺴْﻠِﻴْﻤًﺎ ... ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ سَيِّدِنَا ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁلهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْن اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَتَجَاوَزْ عَنْهُمْ السَيِّئَاتِ وَارْفَعْ لَهُمُ الدَّرَجَاتِ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْنَا وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَأَصْلِحْ مَنْ فِي صَلَاحِهِمْ صَلَاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَهْلِكْ مَنْ فِي هَلَاكِهِمْ صَلَاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ. اللَّهُمَّ وَحِّدْ صُفُوْفَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَارْزُقْنَا وَإِيَّاهُمْ زِيَادَةَ التَّقْوَى وَالْإِيْمَانِ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حُبَّكَ وُحُبَّ نَبِيِّكَ، وَحُبَّ مَنْ أَحَبَّكَ وَأَحَبَّ نَبِيَّكَ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا مُتَابَعَةَ نَبِيِّكَ وَالتَّمَسُّكَ بِكِتَابِكَ وَبِسُنَّةِ نَبِيِّكَ، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِيْنِنَا، وَلَا تَجْعَلْ الدُنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَاجْعَلْ الجَنَّةَ هِيَ دَارُنَا وَقَرَارُنَا، وَلَا إِلَى النَّارِ مَصِيْرُنَا. اَللهُ أكْبَرُ، اَللهُ أكْبَرُ،اَللهُ أكْبَرُ، لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أكْبَرُ، اَللهُ أكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ.
2. Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
Khutbah I
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: