5 Khutbah Idul Adha 2026 Versi NU Singkat dan Padat, Referensi untuk Khotib
Berikut khutbah Idul Adha 2026 versi Nahdlatul Ulama (NU) yang singkat dan padat sebagai referensi untuk khotib.--Gemini AI
Artinya, “Berkurban hukumnya sangat dianjurkan bagi setiap Muslim yang mampu melaksanakannya, baik yang tinggal di perkotaan, pedesaan, maupun yang sedang dalam perjalanan.”
Karena itu, kalau Allah sudah memberi kita rezeki yang lebih, jangan sampai kesempatan untuk berkurban ini dilewatkan begitu saja. sejatinya, berkurban adalah salah satu cara untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dari situlah rasa peduli, kebersamaan, dan solidaritas di hari raya bisa benar-benar terasa.
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Idul Adha rahimakumullah
Namun demikian, kita juga perlu memahami bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah kurban. Karena itu, jangan sampai merasa tidak dapat mengambil bagian dalam semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha hanya karena belum mampu berkurban. Sebab Rasulullah saw mengajarkan bahwa berbagi tidak harus dengan sesuatu yang besar.
Bahkan dalam salah satu hadisnya, Nabi saw mengingatkan agar seorang Muslim tetap berusaha membantu dan membahagiakan orang lain sesuai dengan kemampuannya, meskipun hanya dengan memberi sepotong kurma, dan jika pun tidak mampu, maka cukup dengan mengucapkan kata-kata yang baik. Nabi bersabda:
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Artinya, “Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan (bersedekah) sepotong kurma. Jika tidak mampu, maka dengan perkataan yang baik.” (HR. Bukhari & Muslim).
Oleh sebab itu, mari kita jadikan momen hari raya Idul Adha ini sebagai momentum untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada mereka yang kurang mampu, fakir, miskin, dan anak-anak yatim yang membutuhkan uluran tangan kita. Lakukanlah sesuai dengan apa yang kita mampu. Jika Allah memberi kelapangan rezeki dan kita mampu berkurban, maka tunaikanlah ibadah kurban.
Namun jika belum diberikan kemampuan untuk berkurban, tetaplah bersemangat berbagi dengan cara bersedekah, baik berupa makanan, pakaian, uang, atau perkataan yang menyenangkan hati saudara kita. Dengannya, kita sudah berkontribusi besar dalam menjadikan momen hari raya Idul Adha ini sebagai momen berbagi kepada sesama.
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Idul Adha yang dimuliakan Allah,
Demikian khutbah singkat ini tentang pentingnya menguatkan solidaritas lewat semangat berbagi di hari raya Idul Adha. Semoga Allah Swt. menjadikan kita semua pribadi yang gemar berbagi, peduli terhadap sesama, dan selalu menjaga kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah juga menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa dan kesalahan kita, serta menjadikan Idul Adha tahun ini sebagai momen untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya, mempererat tali persaudaraan, dan menghadirkan kebahagiaan bagi orang-orang di sekitar kita. Aamiin ya rabbal ‘alamin.
جَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلَّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
اَللهُ أَكْبَرُ (3x)، اَللهُ أَكْبَرُ (3x)، اَللهُ أَكْبَرُ (3x) وَلِلهِ الْحَمْدُ. اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا. أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمُ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ
لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: