BGN Segera Susun Bank Menu

Minggu 24-05-2026,17:35 WIB
Reporter: Reza Permana |
BGN Segera Susun Bank Menu

Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang: Badan Gizi Nasional (BGN) akan segera menyusun Bank Menu yang bakal diterapkan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.-dok disway-

Pengawas Gizi harus ada pada saat dropping bahan baku pangan karena kunci keamanan pangan mulai dari titik itu.

“Kalau anda melihat ayam yang datang sudah mulai kebiru-biruan, dan di dalam hati saja anda sudah ragu, langsung drop saja… Ayam juga sering datang dalam bentuk bongkahan, minta aslap bongkar, lihat, bisa jadi di dalamnya sudah busuk,” kata Nanik.

Sementara, dari sidak yang dilakukannya selama ini, Nanik sering menemukan barang hanya diterima relawan, lalu digeletakkan sembarangan. 

BACA JUGA:Akselerasi MBG, Kemenag-BGN Dorong Dapur Pesantren Naik Status Jadi SPPG

Nanik pun mendorong agar SPPG-SPPG melengkapi alat yang tersedia di setiap SPPG. Soal kelengkapan peralatan ini sedang disusun dalam juknis peralatan SPPG yang baru secara khusus. 

“Di Gudang basah, selain harus ber-AC, juga harus ada freezer, chiller, dan showcase. Semua harus diketahui fungsi dan tujuan penggunaannya oleh pengelola dapur. Satu lagi perlu chiller yang kecil untuk menyimpan sample menu, yang disimpan di kantor SPPG,” kaya Nanik. 

Setiap dapur juga wajib memiliki mesin pemotong sayuran dan blender besar sehingga proses persiapan memasak bisa lebih cepat.

Untuk ruang persiapan harus memakai meja, Sedangkan untuk memanggang harus dengan oven besar dan tidak boleh hanya dengan torch.

Sementara untuk mengupas telur, setiap SPPG juga harus memiliki mesin pengupas telur, dan tidak boleh memakai tangan kosong lagi. Setiap SPPG juga harus menyediakan cooling room sebelum ruang pemorsian,

Mesin vakum pun diperlukan untuk membungkus menu agar lebih terjaga higientasnya. Sementara untuk memasak, ke depan akan diwajibkan memakai deep frying dan tidak boleh memakai wajan lagi.

Sementara itu, semua mobil juga harus ber_AC, sehingga kondisi ompreng MBG ketika didistribusikan makanan tetap dalam rantai dingin, sehingga mengurangi potensi insiden keamanan pangan.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: