Viral! Dijuluki Donald Trump, Kerbau Albino Ini Lolos dari Penyembelihan Idul Adha
Viral di Media Sosial, Kerbau Albino Mirip Donald Trump Diselamatkan Jelang Idul Adha-bantenfeeds-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Seekor kerbau albino di Bangladesh mendadak menjadi perhatian publik setelah dijuluki “Donald Trump” karena memiliki bulu pirang yang dianggap mirip dengan gaya rambut Presiden Amerika Serikat tersebut.
Kerbau unik itu akhirnya diselamatkan dari penyembelihan Idul Adha setelah pemerintah Bangladesh melakukan intervensi di saat-saat terakhir.
Informasi tersebut disampaikan pejabat Kementerian Dalam Negeri Bangladesh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Hewan berbobot sekitar 1.500 pon atau lebih dari 680 kilogram itu sebelumnya telah dijual sebagai hewan kurban.
Namun, viralnya video dan foto kerbau tersebut di media sosial membuat perhatian publik meningkat tajam hingga menimbulkan kekhawatiran soal keamanan.
BACA JUGA:MPR RI Desak Prabowo Lobi Donald Trump untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
Pemerintah Bangladesh kemudian memutuskan untuk membatalkan proses penyembelihan.
Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed disebut memerintahkan agar uang pembeli dikembalikan dan kerbau tersebut dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka.
“Pada saat-saat terakhir, keputusan diambil untuk menyelamatkan kerbau dari pengorbanan karena kekhawatiran keamanan dan tingginya perhatian masyarakat,” ujar seorang pejabat kementerian kepada Reuters.
Kerbau albino itu berasal dari sebuah peternakan milik Ziauddin Mridha di kota Narayanganj, Bangladesh tengah, yang berada tidak jauh dari ibu kota Dhaka.
Menurut Mridha, nama “Donald Trump” awalnya hanya candaan keluarga. Adik laki-lakinya disebut pertama kali menyadari kemiripan kerbau tersebut dengan Donald Trump, terutama pada bagian bulu berwarna pirang di kepalanya.
Nama itu kemudian melekat dan membuat hewan tersebut semakin populer setelah videonya tersebar luas di internet.
BACA JUGA:Donald Trump Dievakuasi dari Gedung Putih Saat Jamuan Makan Malam
“Ini hanya nama simbolis,” ujar Mridha kepada media India, ANI.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: