Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak, 5 Tewas dan 3 Orang Hilang
Ledakan hebat meluluh lantakan Pasar Ikan Biak di Kabupaten Biak Numfor mengakibatkan 5 orang tewas dan 3 lainnya hilang terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026-Istimewa-
BIAK, DISWAY.ID - Ledakan diduga terjadi berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor, Papua pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT.
Dalam video yang beredar, area pasar ikan yang berdampingan dengan pemukiman penduduk luluh lantak akibat ledakan tersebut.
Berdasarkan laporan warga ledakan itu bersumber dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan ledakan yang terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung tersebut mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan kerusakan berat pada beberapa bangunan di sekitar lokasi.
Pihaknya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang terdampak musibah tersebut.
BACA JUGA:Mendagri Tito Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Sosok Senior yang Dihormati
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan," katanya kepada awak media.
Diungkapkannya, berdasarkan data sementara hingga Minggu sore, sebanyak lima korban ditemukan meninggal dunia.
Empat korban dievakuasi ke RSUD Biak, sementara satu korban lainnya dibawa ke RSAL Biak.
Selain itu, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga korban lain yang diduga belum ditemukan.
Proses penyisiran terus dilakukan di sekitar lokasi ledakan guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Tak hanya menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada enam unit rumah yang berada di sekitar titik ledakan.
Pihaknya masih melakukan pendataan dan asesmen untuk mengetahui total kerugian material akibat insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: