Ketika Luhut Ujicoba Langsung Daftar Bansos Digital Lewat Portal Perlinsos, Ini Hasilnya

Jumat 12-06-2026,17:06 WIB
Ketika Luhut Ujicoba Langsung Daftar Bansos Digital Lewat Portal Perlinsos, Ini Hasilnya

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan.-Dok. Tangkapan Layar-

Menurutnya teknologi Portal Perlinsos sebagai jembatan masyarakat mendapat bansos, dibuat oleh anak-anak bangsa tanpa melibatkan vendor.

"Dan saya juga terkagum-kagum sendiri dengan anak-anak muda Indonesia sudah bisa membuat teknologi. Kita tidak membeli teknologi, kita meng-create sendiri teknologi (Perlinsos Digital). Dan saya terus terang sangat bangga pada mereka," ujarnya.

Luhut menyebut bahwa teknologi secara tidak langsung akan membantu penghematan APBN, mencegah terjadinya tindak tanduk modus korupsi. Sehingga bansos pemerintah tersalurkan secara tepat sasaran.

"Jadi itu sesuatu yang penting. Nanti ada orang yang berhak tapi tidak dapat atau yang dapat tidak, sebenarnya tidak berhak. Nah ini akan memberikan penghematan ya mungkin ratusan triliun ke depan," paparnya.

BACA JUGA:Surabaya Jadi Pilot Project, Perluasan Digitalisasi Bansos Berbasis AI Digeber: Bantuan Makin Tepat Sasaran?

"Dan ini nanti kalau semua terintegrasi berbasis AI, pemerintahan Presiden Prabowo ini akan menjadi pemerintahan yang sangat modern menurut saya. Dan kemudian transparan, akan kurang korupsi karena semua akan terlihat nanti," tambahnya.

Oktober-November Digitalisasi Bansos Ditetapkan Nasional

Purnawirawan prajurit TNI ini juga menegaskan, jika ujicoba perluasan Digitalisasi Bansos ini berjalan sempurna, maka antara bulan Oktober dan November sistem ini akan ditetapkan secara nasional.

"Nah dalam 3 bulan ke depan, kalau 42 kabupaten ini kita sudah paham, ya nanti bulan Oktober kita akan roll out nasional. Jadi akan kita lakukan secara nasional," bebernya.

Demo Daftar Bansos via Portal Perlinsos


Luhut Binsar Pandjaitan saat ujicoba langsung daftar bansos di Portal Perlinsos.-Dok. Tangkapan Layar-

Perlu dicatat Portal Perlinsos ini akan melibatkan agen-agen pilihan yang akan ditunjuk langsung oleh masing-masing pemerintah daerah (Pemda).

Seorang agen akan berperan membantu masyarakat yang memang kurang begitu paham dengan smartphone, kemudian akan didaftarkan data pribadinya ke dalam sistem tersebut.

Nah, untuk membuktikannya Luhut pun mencoba langsung apakah dirinya berhak mendapatkan bansos atau tidak.

Luhut menyebut bahwa sistem ini hanya membutuhkan waktu tidak sampai 10 menit. "Ini bisa dilakukan di mana saja, di jalan, di mana pun, bisa. Waktunya cuma 1 menit, 1-2 menit," ujar Luhut.

BACA JUGA:Gandeng GoTo, Kemensos Akan Perkuat Teknologi Digitalisasi Bansos

Setelah NIK-nya didaftarkan, beberapa data seperti ID Pelanggan PLN, kepemilikan mobil hingga tanah ter-tracking secara akurat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait