Ketika Luhut Ujicoba Langsung Daftar Bansos Digital Lewat Portal Perlinsos, Ini Hasilnya
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan.-Dok. Tangkapan Layar-
Sehingga dalam sistem Portal Perlinsos tersebut data pribadi Luhut dinyatakan tidak berhak mendapatkan bansos pemerintah.
Luhut tak memungkiri bahwa sistem Perlinsos Digital perlu penyempurnaan agar ke depan sebelum sistemnya diperkenalkan secara nasional, bisa menunjang seorang masyarakat yang berhak mendapatkan bansos.
"Kita bisa buktikan bahwa sistem ini sudah jalan, tentu masih ada penyempurnaan di sana-sini. Jadi setelah saya katakan kita pengen roll out nasional nanti di Oktober-November, dan kita berharap nanti akhir tahun atau awal tahun paling lambat kita sudah punya digital single ID, seperti Dukcapil itu sudah jadi dilaksanakan," terang Luhut.
"Jadi saya senang karena 8 kementerian lembaga ini semua datanya sudah mulai terintegrasi, jadi Indonesia ini saya kira sudah melakukan satu leapfrog dalam bidang teknologi, dalam bidang pemerintahan berbasis AI.
"Sekarang dengan ada sistem ini, ayo rame-rame kita bantu dan kita dorong supaya jalan. Optimis lah bahwa Indonesia itu masih banyak orang-orang baik dan masih banyak yang bisa dibuat baik.
"Manakala ada kurang di sana-sini dengan Gavtech tadi, itu saya kira akan bisa kita selesaikan dengan cepat. Tapi perlu kesabaran, kekompakan, dan kita berdoa bersama untuk terbaik buat negeri yang kita cintai ini," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: