Rupiah Menguat Imbas Perjanjian Damai Iran-AS
Rupiah ditutup menguat 151 poin ke level Rp 17.708 per USD di tengah kabar perundingan damai Amerika Serikat dan Iran, Senin, 15 Juni 2026-istockphoto-
Ibrahim menyampaikan, berdasarkan kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, mengatakan draf kesepakatan tersebut menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari di bawah pengaturan Iran.
Dunia telah kehilangan jutaan barel pasokan minyak dan gas sejak perang menutup Selat Hormuz, titik penting bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, selama lebih dari tiga bulan.
Disisi lain, kata Ibrahim, investor juga mengamati dengan hati-hati seberapa cepat produsen Timur Tengah dapat melanjutkan produksi dan ekspor minyak setelah kerusakan akibat perang dan apakah lebih banyak kapal akan memasuki wilayah tersebut.
BACA JUGA:Rupiah Menguat Tajam, Bank Indonesia Ungkap Faktor Pendorong dan Prediksi Selanjutnya
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengatakan kesepakatan yang lebih luas akan dinegosiasikan selama periode gencatan senjata 60 hari.
Negara-negara E4, yang meliputi Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, mengatakan pada hari Minggu bahwa negara-negara tersebut siap untuk mencabut sanksi terhadap Iran sebagai tanggapan atas langkah-langkah terkait program nuklirnya.
Selain itu, pada Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada pengumuman kebijakan terbaru dari beberapa Bank Sentral dengan fokus utama keputusan kebijakan moneter The Fed, yang pertama dipimpin oleh Ketua barunya Kevin Warsh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: