Rupiah Melemah Jadi Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Kembali Tertekan Hari Ini

Rabu 29-07-2026,09:04 WIB
Rupiah Melemah Jadi Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Kembali Tertekan Hari Ini

Pergerakan pasar keuangan Indonesia kembali mendapat tekanan setelah nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), kondisi tersebut turut memengaruhi sentimen investor sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpot-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pergerakan pasar keuangan Indonesia kembali mendapat tekanan setelah nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi tersebut turut memengaruhi sentimen investor sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi bergerak melemah pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026.

Pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026, IHSG menutup sesi perdagangan dengan koreksi sebesar 55,20 poin atau 0,89 persen ke level 6.130,59.

BACA JUGA:Perry Warjiyo Mundur, Komisi XI DPR Minta Gubernur BI Baru Jaga Kredibilitas dan Independensi

Diketahui, pelemahan tersebut sendiri juga dipimpin oleh saham-saham sektor Properties & Real Estate (-3.25 persen) dan Energy (-1.75 persen).

Di sisi lain, hal serupa terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang berbalik melemah di penutupan perdagangan ini setelah sempat menghijau pada sesi I. 

Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau melemah sebanyak 4,53 poin, atau meningkat sebesar 0,74 persen ke level 608,03.

Rupiah Kian Melemah

Dilansir dari data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, pergerakan pasar saham sendiri kini turut dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS, dimana Rupiah kembali ditutup dengan menurun 74 poin atau 0,41 persen ke level Rp 18.080 pada Selasa lalu, 28 Juli 2026.

BACA JUGA:BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Hari Rabu, 29 Juli 2026 Didominasi Berawan

"Sentimen negatif disebabkan oleh pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS, yang ditutup turun 74 poin atau 0,41 persen ke level Rp 18.080 per dollar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan spot," papar Direktur Reliance Sekuritas, Reza Priyambada, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sementara itu di sisi lain, candle terakhir IHSG terpantau memiliki bentuk bearish, atau masih di atas MA20, indikator Stochastic dead cross.

Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Rabu ini diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,079 dan resistance pada level 6,186 dengan kecenderungan melemah," tutur Priyambada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: