Pelaksanaan Haji 2026 Lancar, Pemerintah Targetkan Pangkas Masa Tunggu

Selasa 23-06-2026,11:33 WIB
Pelaksanaan Haji 2026 Lancar, Pemerintah Targetkan Pangkas Masa Tunggu

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.-Dok. Bakom RI-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan perkembangan positif terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Pemerintah mengatakan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan sukses. 

Tahun ini sekaligus menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia dalam pengelolaan ibadah haji. Tahun ini, pengelolaan seluruh rangkaian ibadah haji untuk pertama kalinya dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang baru dibentuk pada tahun 2025.

"Alhamdulillah, amanah besar ini berhasil kita selenggarakan dengan sangat baik," kata Qodari, Senin (22/6). 

Sebanyak 220.247 jemaah haji reguler telah selesai menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Saat ini, para jemaah sedang dalam proses perjalanan kembali ke tanah air, untuk bertemu kembali dengan keluarga tercinta. Kelompok terbang atau kloter terakhir kepulangan jemaah haji 2026 dijadwalkan tiba di Indonesia pada 1 Juli.

BACA JUGA:Pergerakan Jemaah dari Makkah Selesai, Operasional Haji Kini Fokus di Madinah

Buah kerja keras dan terobosan nyata

Qodari menegaskan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras dan berbagai terobosan nyata sejak sebelum keberangkatan. Dimulai dari pengurusan visa yang jauh lebih cepat serta pembagian Kartu Nusuk sejak di tanah air.

Kartu Nusuk merupakan identitas digital para jemaah haji yang berfungsi memudahkan identifikasi jemaah selama di Tanah Suci, mempermudah akses layanan haji, hingga membantu proses pelacakan dan pendampingan apabila jemaah terpisah dari rombongan selama di Arab Saudi.

Selain itu, pemerintah melakukan optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) untuk mempercepat proses keimigrasian agar jemaah tidak perlu antre panjang saat tiba di bandara Jeddah dan Madinah. Peningkatan kualitas yang signifikan juga dilakukan pada layanan penginapan, hidangan makanan, hingga armada transportasi.

"Komitmen pemerintah sangat jelas, prioritas pemerintah adalah kenyamanan, ketertiban, dan kebahagiaan para jemaah selama beribadah," kata Qodari.

BACA JUGA:Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper Meningkat

Kebahagiaan atas kesuksesan ini turut dirasakan langsung melalui cerita dari para jemaah yang telah kembali. Salah satunya Bapak M. Arsad, jemaah lansia berusia 75 tahun dari Jakarta yang telah menanti selama 12 tahun.

Menurutnya, pelayanan tahun ini memberikan pengalaman ibadah yang sangat baik dan berkesan. Arsad sangat bersyukur karena petugas begitu sigap memantau kesehatan jemaah dengan penuh kepedulian, pelayanan berjalan tenang tanpa tergesa-gesa, serta hidangan makanan selalu sehat dan memuaskan.

"Alhamdulillah, satu kehormatan yang tak bisa dibayar," kata Arsad, salah satu jemaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ar-Risalah Jakarta.

Rasa yang sama juga diungkapkan oleh Syaiful dari Jakarta Timur, yang menceritakan betapa luar biasanya kesigapan para petugas di lapangan. Syaiful juga kagum dengan melimpahnya fasilitas makanan yang diterima selama menjalankan ibadah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: