Investor Boleh Lega, IHSG Hijau Menyentuh Level 6.000 Sore Ini
IHSG sore ini melesat hijau-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat beberapa kali berfluktuasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi menutup sesi perdagangannya pada Kamis 22 Juni 2026 ini dengan mempertahankan posisinya secara konsisten di zona hijau.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi perdagangan dengan menguat tipis di zona hijau sebanyak 143,10 poin, atau sebesar 2,43 persen ke level 6.026,98.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Sentimen MSCI Masih Jadi Kendala
Penguatan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 menghijau sebanyak 13,80 poin, atau naik sebesar 2,39 persen ke level 591,97.
BACA JUGA:IHSG Hancur-Hancuran Merosot ke 5.895 Sore Ini, Apa yang Salah?
MSCI jadi Harapan Pasar Modal
Sebelumnya, para analis sendiri juga turut menyatakan bahwa terkini, pergerakan pasar IHSG kondisi pasar masih dipengaruhi oleh pengumuman MSCI Annual Market Classification Review, yang diumumkan pada Rabu 24 Juni 2026 ini.
Dilansir dari hasil analisis Stockbit, MSCI dinilai masih akan terus menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas berkelanjutan dari kebijakan reformasi tersebut dalam konteks penentuan free float dan penilaian terkait investability yang lebih luas.
BACA JUGA:IHSG Tergelincir, Melemah ke Level 6.101 Sore Ini
Dalam menanggapi kondisi ini sendiri, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai bahwa hasil review MSCI merupakan awal dari fase pembuktian reformasi pasar modal Indonesia.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi oleh pasar modal saat ini bukan lagi pada reformasi, melainkan pada efektivitas implementasi reformasi tersebut dalam praktik sehari-hari.
"Sekarang tantangannya adalah menunjukkan bahwa reformasi tersebut benar-benar bekerja. Investor global ingin melihat perbaikan yang nyata dalam transparansi, pembentukan harga yang sehat, kualitas pengawasan, dan integritas pasar," ucap Fakhrul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: