Polisi Mulai Sisir Aset Hanania Group, Ada Tanah di Semarang
Polda Metro Jaya mulai menginventarisir aset kasus penipuan umrah Hanania Group oleh owner berinisial ASF, salah satunya berupa tanah di wilayah Semarang, Jawa Tengah-Istimewa-
Aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai solusi agar para korban yang gagal berangkat tetap bisa menunaikan ibadah umrah.
"Ini ada aset yang bersangkutan di Semarang, nilainya lumayan. Mudah-mudahan bisa digunakan untuk memberangkatkan," tuturnya.
Iman menambahkan, aset yang dimaksud berupa tanah dan saat ini masih dalam proses penanganan penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebelumnya, selebgram Awkarin memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus yang berkaitan dengan Hanania Group, Senin (29/6).
BACA JUGA:Awkarin Akan Diperiksa Terkait Hanania Group, Polda Metro Jaya Tunggu Kehadirannya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan terhadap Awkarin sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang sebelum akhirnya yang bersangkutan hadir di hadapan penyidik.
"Yang pertama memang saksi influencer Awkarin dipanggil dan dijadwalkan. Yang bersangkutan beberapa kali meminta penjadwalan ulang (reschedule), dan hari ini diketahui sekitar pukul 16.30 WIB baru hadir untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik," bebernya.
Menurutnya, pemeriksaan masih berlangsung sehingga pihak kepolisian belum dapat menyampaikan secara rinci materi yang didalami penyidik.
Pihaknya berjanji akan memberikan perkembangan terbaru setelah proses pemeriksaan selesai.
"Nanti kami akan update kepada teman-teman sekalian terkait beberapa pertanyaan dan sampai kapan proses pemeriksaan ini berlangsung," ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tersangka baru dalam perkara tersebut, Budi menegaskan penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi.
BACA JUGA:Ditawari Karyawan, Davina Karamoy Blak-blakan soal Umrah Bareng Hanania
"Ini masih didalami apakah ada keterlibatan-keterlibatan. Makanya penyidik masih melakukan permintaan keterangan dari beberapa saksi," tuturnya.
Hingga saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: