Info A1 dari Dasco, Isu 1.250 Karyawan Tokopedia Kena PHK Dibantah
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang menyebut sebanyak 1.250 karyawan Tokopedia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pasca akuisisi perusahaan oleh TikTok Group.--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang menyebut sebanyak 1.250 karyawan Tokopedia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pasca akuisisi perusahaan oleh TikTok Group.
Dasco mengatakan informasi tersebut tidak sesuai dengan penjelasan yang disampaikan manajemen TikTok saat rapat bersama DPR.
Menurutnya, jumlah pekerja yang mengambil kompensasi sejauh ini baru berkisar 200 orang.
"Enggak, enggak begitu. Jadi yang ngambil kompensasi itu baru sekitar 200-an aja," kata Dasco kepada wartawan usai pertemuan dengan perwakilan TikTok, Senin, 6 Juli 2026.
BACA JUGA:Dasco Tegaskan Tak Ada Sinyal Amnesti di Balik Ucapan Ulang Tahun untuk Nadiem
Ia menjelaskan DPR memanggil langsung pihak TikTok dari China maupun Indonesia untuk meminta penjelasan terkait isu restrukturisasi di Tokopedia setelah perusahaan e-commerce itu diakuisisi oleh TikTok Group.
Menurut Dasco, proses penataan organisasi yang dilakukan perusahaan memang berdampak pada sebagian karyawan.
Namun, tidak seluruhnya berujung pada PHK karena sejumlah pekerja mendapat kesempatan untuk bergabung ke unit usaha lain di bawah naungan TikTok Group.
BACA JUGA:TikTok Disebut akan Boyong Tokopedia ke Tiongkok, 90 Persen Karyawannya kena PHK
"Tadi itu pihak TikTok-nya kita panggil dari TikTok China maupun TikTok Indonesia. Tokopedia itu kan diakuisisi oleh TikTok Group yang juga banyak lini usaha. Dalam usaha penataan itu memang sudah ada yang mengambil kompensasi karena jumlahnya besar, lalu bekerja di tempat lain. Tapi ada juga yang sudah mengambil kompensasi, kemudian disalurkan ke grup-grup anak TikTok," ujarnya.
Dasco menambahkan, selain karyawan yang memilih mengambil kompensasi, terdapat pula sejumlah pekerja yang telah ditempatkan kembali pada perusahaan lain dalam jaringan bisnis TikTok.
BACA JUGA:Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100 Ribu di Tokopedia!
Meski demikian, ia belum merinci jumlah pasti pekerja yang telah dialihkan ke unit usaha lain tersebut.
"Yang sudah disalurkan, tadi saya belum tepat angkanya berapa, yang bekerja di tempat lain juga sudah ada beberapa," kata Dasco.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: