Blokade Selat Hormuz Bikin Harga Emas Dunia Tertekan, Ini Penjelasan Analis
Harga emas dunia terus merosot di tengah kondisi geopolitik--pinterest
JAKARTA, DISWAY.ID - Blokade Selat Hormuz yang kembali menjadi sorotan pasar global ternyata membawa dampak besar terhadap pergerakan harga emas dunia.
Alih-alih menguat sebagai aset safe haven, harga emas justru tertekan akibat lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi.
Dilansir dari data BCA Sekuritas, harga emas telah menurun 0,5 persen menjadi USD 4.035,67 per ons, diiringi dengan penurunan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus sebesar 0,7 persen menjadi USD 4.042,20.
"Harga emas spot turun 0,5 persen menjadi USD 4.035,67 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 0,7 persen menjadi USD 4.042,20," tulis data tersebut, pada Rabu 15 Juli 2026.
BACA JUGA:Harga Emas Antam 15 Juli 2026 Naik Rp20.000, Tembus Rp2.635.000 per Gram
Dalam menanggapi fenomena tersebut, Analis Pasar Senior OANDA Kelvin Wong menuturkan bahwa kenaikan harga minyak mentah global pun turut menjadi faktor pendorong dibalik pelemahan harga emas dunia tersebut.
Pasalnya, kenaikan harga minyak mentah yang tinggi dapat memicu kekhawatiran seputar inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama, sehingga emas kehilangan daya tariknya sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil dalam lingkungan suku bunga tinggi.
"Trump terus mempertahankan blokade kapal yang mengalir keluar dari Selat Hormuz, menyebabkan harga minyak naik dan emas berada di bawah tekanan," papar Kelvin.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Terbaru Hari ini 15 Juli 2026, Naik Rp20.000 Per Gram!
Sebelumnya, Analis Vantage Markets di Melbourne Hebe Chen menilai bahwa eskalasi pertempuran di Timur Tengah telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengusaha emas akan tingginya suku bunga dalam jangka waktu yang lebih lama untuk memerangi inflasi.
Pasalnya dalam hasil laporan The Fed bulan Juni yang dirilis pekan lalu, lembaga tersebut mengumumkan bahwa beberapa pembuat kebijakan melihat alasan untuk menaikkan suku bunga.
Kendati begitu, Chen sendiri juga turut menambahkan bahwa harga emas sendiri masih memiliki kesempatan untuk kembali menguat.
BACA JUGA:Anjlok! Harga Emas Antam Turun Rp20.000 Per Gram Hari ini 14 Juli 2026, Cek Rinciannya Berikut
Dalam hal ini, dirinya menilai bahwa meredanya pertempuran di sekitar Hormuz akan membuka lembaran baru bagi emas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: