Tak Perlu Broker, Kini Beli Saham Apple dan NVIDIA Cukup Lewat Satu Aplikasi
Bursa aset digital global OKX resmi meluncurkan Unified Tokenized Stocks, sebuah produk perdagangan yang memungkinkan pengguna mengakses lebih dari 40 saham dan Exchange Traded Fund (ETF) Amerika Serikat dalam bentuk token melalui satu pasar terpadu.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Beli saham Apple hingga NVIDIA kini tak lagi serumit dulu.
Investor cukup menggunakan satu aplikasi dan bertransaksi dengan USDT tanpa harus membuka akun broker saham, sehingga akses ke pasar saham Amerika Serikat menjadi lebih praktis.
Bursa aset digital global OKX resmi meluncurkan Unified Tokenized Stocks, sebuah produk perdagangan yang memungkinkan pengguna mengakses lebih dari 40 saham dan Exchange Traded Fund (ETF) Amerika Serikat dalam bentuk token melalui satu pasar terpadu.
BACA JUGA:Analis Ungkap Biang Kerok Ambruknya IHSG Sore Ini, 45 Saham Melemah
Produk tersebut mulai diperdagangkan pada 15–16 Juli 2026 dan kini tersedia bagi pengguna yang memenuhi syarat di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur Laut, CIS, Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), serta Turki. Sementara itu, layanan ini belum tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat maupun Uni Eropa.
Melalui Unified Tokenized Stocks, pengguna dapat memperdagangkan eksposur harga sejumlah saham teknologi terbesar dunia, seperti Apple (XAAPL), NVIDIA (XNVDA), Tesla (XTSLA), Microsoft (XMSFT), Alphabet (XGOOGL), Amazon (XAMZN), dan Meta (XMETA).
Selain itu, tersedia pula produk indeks populer seperti S&P 500 (XSPY) dan Invesco QQQ (XQQQ) yang seluruhnya diperdagangkan menggunakan pasangan USDT.
Seluruh transaksi dilakukan langsung melalui akun OKX yang sama dengan akun perdagangan aset kripto pengguna, sehingga tidak memerlukan platform atau akun tambahan.
BACA JUGA:Astra Gelar RUPSLB, Setujui Rencana Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Salah satu inovasi utama Unified Tokenized Stocks adalah penggunaan satu order book untuk setiap saham tokenized.
Berbeda dengan model yang selama ini diterapkan banyak platform, di mana satu saham dapat memiliki beberapa pasar terpisah berdasarkan penerbit token yang berbeda, OKX menggabungkan seluruh likuiditas ke dalam satu pasar terpadu.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perdagangan sekaligus memperdalam likuiditas.
Jika nantinya terdapat penerbit token baru yang bergabung, likuiditas akan ditambahkan ke pasar yang sama, bukan menciptakan pasar baru yang berpotensi memecah volume transaksi.
BACA JUGA:Mahasiswa Melek Crypto, Lebih dari 100 Anak Muda Belajar Investasi Saham hingga Aset Digital
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: