Bea Cukai Merak Amankan 36 Juta Batang Rokok Ilegal Selama Semester I 2026
Kemasan rokok ilegal dengan berbagai merek mudah didapatkan di warung-warung kelontong mau pun para pedagang di pinggir jalan.-Boy Slamet-Harian Disway -
CILEGON, DISWAY.ID-- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Merak berhasil mencatatkan tangkapan besar dalam upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal.
Sepanjang semester pertama tahun 2026, Bea Cukai Merak sukses mengamankan puluhan juta batang rokok tanpa pita cukai.
Kepala Bea Cukai Merak, Dwiyono Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya terus menggencarkan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal yang melintasi wilayah kerjanya.
BACA JUGA:Gibran Tegaskan Koruptor Harus Dimiskinkan, RUU Perampasan Aset Harga Mati!
Pelabuhan Merak sendiri kerap dimanfaatkan oleh para pelaku sebagai jalur utama untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
Berdasarkan data resmi Bea Cukai Merak periode Januari hingga Juni 2026:
- Total rokok ilegal yang berhasil diamankan mencapai 36.900.000 batang.
- Estimasi nilai barang bukti ditaksir menyentuh angka Rp55 miliar.
- Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp36 miliar.
Dwiyono membeberkan bahwa modus operandi penyelundupan rokok ilegal saat ini didominasi oleh pengiriman skala besar menggunakan armada truk yang hendak menyeberang pelabuhan.
Pihaknya juga rutin menggelar operasi pasar di berbagai wilayah kerja. Kendati demikian, hasil temuan di tingkat warung atau pengecer eceran tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan jalur distribusi besar.
BACA JUGA:Wamenko Polkam: Politik Adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Ajang Memperkaya Diri
"Modusnya itu langsung pakai truk. Kita juga ada operasi pasar di beberapa wilayah tapi itu sangat sedikit kita dapat, paling beberapa slop kalau warung-warung kecil itu. Kebanyakan yang mau nyebrang," jelas Dwiyono.
Dalam setiap penindakan di lapangan, petugas umumnya mendapati sopir truk yang bertindak sebagai kurir.
Jaringan pengiriman ini biasanya terputus, sehingga para sopir kerap tidak mengetahui siapa pemilik utama barang tersebut.
Kendati demikian, Bea Cukai Merak berkomitmen untuk terus membongkar sindikat di baliknya.
Saat ini, pihaknya bahkan tengah menyidik dua perkara besar bekerja sama dengan Korwas Polri untuk meringkus aktor intelektual di balik penyelundupan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: