Dirut RSUP Kandou Jawab Isu dengan Perbaikan Pelayanan Pasien
Prof. Starry membantah tuduhan mengenai dugaan penyimpangan anggaran yang beredar di media sosial. -Istimewa-
MANADO, DISWAY.ID-- Di tengah sorotan publik dan isu yang beredar di media sosial, Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., M.Kes., menegaskan komitmennya untuk tetap fokus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Prof. Starry, amanah memimpin rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia Timur harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
BACA JUGA:Gempa M7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman
Karena itu, ia memilih menjawab berbagai tudingan yang berkembang dengan kerja nyata melalui pembenahan layanan rumah sakit.
Prof. Starry membantah tuduhan mengenai dugaan penyimpangan anggaran yang beredar di media sosial.
Ia memastikan seluruh pengelolaan keuangan RSUP Kandou dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan berada di bawah pengawasan lembaga yang berwenang.
"Kalau Tuhan yang menempatkan saya di posisi ini, maka saya harus mempertanggungjawabkannya dengan bekerja benar. Tantangan pasti ada, tetapi saya percaya Tuhan juga yang akan menolong saya melewatinya," ujar Prof. Starry, Selasa,28 Juli 2026.
BACA JUGA:Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Benteng Hadapi Hoaks hingga Judi Online
Selama hampir satu tahun memimpin RSUP Kandou, berbagai pembenahan terus dilakukan. Mulai dari penguatan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), penataan sistem antrean pasien rawat jalan dan pengambilan obat, hingga perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit, seperti plafon, sanitasi, serta instalasi pendingin ruangan.
Tak hanya itu, sejumlah peralatan medis juga diperbarui untuk mendukung peningkatan mutu layanan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan agar pasien memperoleh layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman.
Prof. Starry mengakui setiap perubahan tidak selalu berjalan mulus dan dapat memunculkan berbagai respons.
Namun, hal itu tidak mengurangi komitmennya untuk terus melakukan pembenahan demi kepentingan pasien.
BACA JUGA:IPCC Tumbuh 13,86% di Semester I 2026, Ekspor Menguat di Tengah Tekanan Impor
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: