33 Persen KDMP di Cilegon Punya Gedung Sendiri, Tunggu Manajer dari Pusat
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Cilegon-Banten Raya-
CILEGON, DISWAY,ID-- Sebanyak 14 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Cilegon tercatat sudah memiliki bangunan atau gedung sendiri yang siap beroperasi. Kendati demikian, angka tersebut baru mencakup sekitar 33 persen dari total keseluruhan 43 KDMP yang telah dibentuk di wilayah Kota Cilegon.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) Cilegon Suhendi memaparkan, dari target awal pembangunan gedung sebanyak 22 unit, baru sebagian yang rampung dikerjakan hingga saat ini.
Yang dibangun gedungnya itu ada 22, tapi yang baru selesai ada 14, kata Suhendi, Senin (3/8).
BACA JUGA:Purbaya Beri Sinyal Skema Insentif Kendaraan Listrik Diumumkan 1-2 Minggu Lagi
Suhendi mengungkapkan, pihaknya menargetkan sisa pembangunan fisik gedung KDMP lainnya dapat tuntas sepenuhnya pada September mendatang agar fasilitas tersebut bisa segera difungsikan secara optimal.
Sementara bagi KDMP yang belum memiliki bangunan permanen, aktivitas operasional sementara waktu masih menumpang di sejumlah lokasi alternatif, seperti ruko, rumah warga, maupun kios sewa.
Pembangunannya tidak serentak, mudah-mudahan September sudah selesai semua pembangunannya, pungkasnya.
Terkait pembagian peran, Suhendi menjelaskan bahwa kewenangan Pemerintah Daerah terbatas pada penyediaan lahan, pembentukan kepengurusan, serta memberikan pelatihan tata kelola organisasi bagi para pengurus koperasi.
Di sisi lain, Suhendi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon tidak bertanggung jawab terkait pembiayaan gaji atau honorarium bagi para manajer KDMP. Kebijakan penggajian serta besaran nominal yang diterima pengelola sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah pusat.
Gajinya dari pusat, untuk sistem gaji dan nominalnya itu daerah enggak tahu karena langsung dari pusat, paparnya.
BACA JUGA:Pesan Haru Mendiang Personel Damkar Sebelum Gugur saat Bertugas, Sang Istri Buka Suara
Selain urusan finansial, Pemkot Cilegon juga mengaku belum menerima kepastian mengenai jumlah pasti manajer yang akan ditugaskan oleh pusat untuk mengelola koperasi-koperasi tersebut di Cilegon.
Manajernya itu kan diadakan oleh pusat, kalau jumlah manajernya berapa yang ditempatkan di Cilegon, masih harus tunggu informasi pusat untuk koordinasi lebih lanjut, jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pengurus KDMP di Cilegon yang meminta identitasnya dirahasiakan berharap kehadiran manajer penugasan pusat nantinya dapat cepat beradaptasi dengan kondisi lokal dan tidak menimbulkan kendala bagi para anggota yang sudah lebih dulu bergabung.
Semoga saja bisa cepat beradaptasi, sehingga nantinya bisa cepat bekerja sama dengan anggota, pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: