Serius Tangani Banjir, DKI Gelontorkan Rp2,62 Triliun

Rabu 02-09-2026,14:36 WIB
Reporter: Cahyono |
Serius Tangani Banjir, DKI Gelontorkan Rp2,62 Triliun

Jaktirta dirancang untuk memperkuat sistem pengendalian air Jakarta-Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID– Penanganan banjir menjadi salah satu fokus pembangunan Jakarta. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan proyek pengendalian banjir berskala besar melalui Jaktirta.

Program yang digagas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta tersebut mencakup 23 lokasi dengan nilai kontrak Rp2,62 triliun.

Jaktirta dirancang untuk memperkuat sistem pengendalian air Jakarta. Infrastruktur yang dibangun meliputi sistem polder dan pompa, peningkatan kapasitas kali dan sungai, pembangunan embung dan waduk, serta penguatan tanggul pantai untuk menghadapi ancaman banjir rob.

BACA JUGA:2 Kelurahan di Jakut Kekeringan Dampak Kemarau, Pramono Kirim 29 Tangki Air Bersih

Konsep Jaktirta mengintegrasikan berbagai infrastruktur pengendalian air dalam satu sistem. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemprov DKI untuk memperkuat ketahanan Jakarta sebagai kota pesisir.

“Ini merupakan upaya pengendalian banjir dan rob untuk jangka menengah guna meningkatkan ketahanan Jakarta sebagai kota pesisir,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menyaksikan penandatanganan kontrak proyek Jaktirta dengan para pelaksana di Balai Kota Jakarta pada akhir 2025.

Menurut Pramono, penandatanganan kontrak lebih awal merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki perencanaan pembangunan. Langkah itu juga dimaksudkan agar pelaksanaan proyek tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan strategi pengendalian -Cahyono-

“Kami mempersilakan proses kontrak dilakukan lebih awal karena kami meyakini perencanaan, pemanfaatan, dan penggunaan APBD DKI Jakarta akan menjadi lebih baik dan terencana. Penandatanganan hari ini menjadi awal yang positif karena tidak dilakukan di akhir tahun seperti biasanya,” ujarnya.

Program Jaktirta juga ditempatkan sebagai bagian dari gerakan #JagaJakarta dengan semangat “Kelola Air, Lindungi Jakarta”.

BACA JUGA:Bank Jakarta Perluas Akses Pembiayaan dengan Memiliki 243 Sentra Mikro di Seluruh DKI, Dorong UMKM Naik Kelas

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan pendekatan Jaktirta berbeda dari proyek normalisasi Kali Ciliwung dan Kali Krukut yang telah dilakukan sebelumnya.

Jaktirta, kata dia, lebih menitikberatkan pada peningkatan kapasitas sungai yang sudah ada, terutama Kali Angke dan Kali Pesanggrahan. Peningkatan dilakukan melalui pendalaman alur sungai, perbaikan kemampuan aliran, dan pembangunan tanggul.

“Proyek Jaktirta berfokus pada peningkatan kapasitas sungai yang sudah ada, khususnya di Kali Angke dan Kali Pesanggrahan. Hal ini berbeda dengan normalisasi Kali Ciliwung dan Kali Krukut yang menitikberatkan pada pelebaran sungai,” ungkap Ika.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait