BBM Subsidi Mau Dibatasi Berdasarkan Desil? Pakar Beri Peringatan Keras, Rakyat Diminta Bersabar
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah meminta pemerintah melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menerapkan pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Wacana pembatasan pembelian BBM subsidi berdasarkan desil masyarakat kembali menjadi perhatian.
Rencana tersebut ditujukan untuk membuat penyaluran subsidi lebih tepat sasaran, tetapi sejumlah pakar mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru menerapkannya.
Persoalan yang disorot bukan hanya mengenai siapa yang berhak membeli BBM subsidi seperti Pertalite, tetapi juga akurasi data desil, dampaknya terhadap masyarakat rentan, hingga potensi kenaikan biaya transportasi dan inflasi.
BACA JUGA:BBM Subsidi Mau Dibatasi Berdasarkan Desil, Ojol Menjerit: Kami Juga Butuh!

Wisnu, seorang pengemudi ojol asal Yogyakarta, menilai peralihan ke kendaraan listrik belum tentu langsung menjadi solusi bagi pekerja seperti dirinya-disway-
Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk mencari nafkah, akses terhadap BBM menjadi kebutuhan penting.
Hal ini salah satunya dirasakan pengemudi ojek online (ojol).
Tim Bisik Disway kemudian menggali tanggapan terkait wacana tersebut dengan mewawancarai salah seorang pengemudi ojol.
Wisnu, seorang pengemudi ojol asal Yogyakarta, menilai peralihan ke kendaraan listrik belum tentu langsung menjadi solusi bagi pekerja seperti dirinya.
Menurutnya, pengemudi ojol sangat bergantung pada waktu produktif.
BACA JUGA:Hobi Ngopi Keliling? Kenali Batas Aman Kafein Untuk Tubuh
Penggunaan motor listrik dinilai dapat menimbulkan persoalan apabila pengemudi harus mencari lokasi pengisian daya atau menunggu proses pengisian baterai.
“Bensin yang paling murah cuma Pertalite doang. Kalau kita lari ke motor listrik, hitungannya kan, ya gimana ya, motor listrik kan buang waktu juga gitu buat ngecas nih baterenya,” ujar Wisnu kepada disway.
Ia menilai kondisi akan semakin sulit apabila stasiun pengisian daya tidak memiliki baterai yang tersedia atau terjadi antrean panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: