Teks Khutbah Jumat 25 September 2026 NU: Peringatan Allah bagi Mereka yang Merusak Alam
Teks khutbah Jumat, 25 September 2026 dari Nahdlatul Ulama (NU) tentang hukuman bagi manusia yang merusak alam.--Gemini AI
JAKARTA, DISWAY.ID - Teks khutbah Jumat, 25 September 2026 dari Nahdlatul Ulama (NU) tentang hukuman bagi manusia yang merusak alam.
Menjelang pelaksaan sholat Jumat, teks khutbah menjadi salah satu informasi yang mulai dicari.
Salah satu materi teks khutbah jumat, 25 September 2026 yang bisa digunakan oleh khatib dari NU bertema "Peringatan Allah bagi Mereka yang Merusak Alam".
BACA JUGA:Teks Khutbah Jumat 18 September 2026 NU: Bencana, Ujian Ataukah Azab?
Khutbah merupakan salah satu rangkaian dalam pelaksanaan sholat Jumat yang bertujuan untuk menyampaikan pesan berisi nasihat dan ajaran.
Dalam pelaksanaannya, khutbah bukan hanya sekadar ceramah biasa, tetapi sebagai rukun yang menentukan keabsahan sholat Jumat secara keseluruhan.
Jika khutbah tidak sah atau tidak memenuhi syarat, maka sholat Jumat yang dikerjakan tidak sah atau tidak memenuhi syarat, maka sholat Jumat yang dikerjakan tidak sah atau harus diganti dengan sholat Dzuhur.
Teks Khutbah Jumat 25 September 2026
Indonesia sendiri tengah dilanda bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, erupsi gunung berapi, kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan.
Hal tersebut tidak selalu murni berupa musibah dan ujian, terkadang merupakan peringatan dari Allah SWT terhadap tindakan eksploitatif yang dilakukan manusia terhadap alam.
BACA JUGA:Teks Khutbah Jumat 10 September 2026 NU, Ketika Bencana sebagai Alarm Peringatan dari Alam
Dikutip dari NU Online, berikut teks khutbah Jumat, 25 September 2026 tentang Allah bagi Mereka yang Merusak Alam.
Khutbah I
الحَمْدُ لله الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ لِلْعَالَمِيْنَ بَشِيَرًا وَنَذِيْرًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ الله! إِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وِلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مسْلموْنَ. قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الكَرِيمِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ: {ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ}
Di hari yang mulia ini, khatib berwasiat kepada kita semua untuk selalu meng- upgrade diri kita dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt. Keimanan yang tertanam kuat di hati yang kemudian diaplikasikan dengan ketaatan untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Keimanan dan ketakwaan yang bukan hanya akan menjadikan kita sebagai individu yang Saleh secara personal, tetapi juga saleh secara sosial dan bahkan saleh secara ekologis.
Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at Rahimakumullah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: