Profil dan Biodata Elda Putri Rahardini Dokter Awardee LPDP Tulis Komentar Jahat di Utas Pasien BPJS

Selasa 04-08-2026,21:47 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Profil dan Biodata Elda Putri Rahardini Dokter Awardee LPDP Tulis Komentar Jahat di Utas Pasien BPJS

Profil dan Biodata Elda Putri Rahardini Dokter Awardee LPDP Tulis Komentar Jahat di Utas Pasien BPJS.--Instagram @internaugm

Dr. Elda Putri Rahardini, M.D., Ph.D. merupakan seorang dokter, alumni Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia juga merupakan penerima beasiswa LPDP dan berhasil menyelesaikan pendidikan Doctor of Medicine (M.D.) di Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude,

Elda Putri Rahardini menempuh studi lanjut dan mendapatkan gelar Ph.D. dalam bidang Cardiovascular Science dari Kobe University, Jepang.

Elda juga tercatat sebagai residen Ilmu Penyakit Dalam (Internal Medicine resident) dan pernah terlibat dalam riset kesehatan seperti INARESPOND.

Melansir dari akun Instagram @internaugm, Elda Putri Rahardini mendapat penghargaan Juara Best Sytematic review dalam acara The 20th Congress of Asian Collage of Psychosomatic Medicine (ACPM) in conjuction with The 8th Congress and Scientifity Meeting of Indonesian Society of Psychosomatic Medicine 2025.

BACA JUGA:Mudah! Begini Alur Penanganan Pasien BPJS Kesehatan Terbaru di Rumah Sakit Tanpa Surat Rujukan FKTP: Cukup Tunjukkan NIK Sesuai KTP!

Elda Putri Rahardini Klarifikasi

Setelah komentar negatifnya viral di media sosial, Elda Putri Rahardini sampaikan permohonan maaf kepada almarhum keluarga Yurizal.

"Saya Elda Putri Rahardini, dengan penuh kesadaran, kerendahan hati, dan penyesalan yang mendalam, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Almarhum Yurizal, teman-teman kerabat, serta seluruh masyarakat luas." tulisnya dikutip akun @epr.1234.

Lewat permohonan maaf itu, Elda mengakui komentar negatifnya di utas Yurizal sangat tidak pantas dan tidak menunjukkan empati.

"Melalui pernyataan ini, saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati. Saya menyadari bahwa tulisan saya telah melukai hati banyak pihak, terutama di tengah situasi sulit yang saat itu sedang dihadapi oleh Almarhum saat mencari penanganan medis." sambungnya.

Ia menyadari sebagai tenaga medis, seharusnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang,  dan empati yang tinggi terhadap siapapun.

"Saya menyadari bahwa kata maaf ini mungkin tidak akan cukup untuk menghapus rasa sakit, kekecewaan, dan kemarahan yang telah saya timbulkan. Saya berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai teguran keras dan pembelajaran seumur hidup agar saya bisa menjadi pribadi dan tenaga medis yang jauh lebih bijak, berempati, dan menjaga tutur kata baik di dunia nyata maupun di ruang digital. " tulisnya.

Elda juga mengaku siap menerima bentuk konsekuensi atas kesalahannya dalam beretika di media sosial.

"Saya juga siap menerima segala bentuk kritik, teguran, serta konsekuensi atas kelalaian dan kesalahan saya ini." sambung Elda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait