Deretan Makanan Tradisional di Dunia yang Kaya Nutrisi, Sejalan dengan Gizi Atlet Profesional
Deretan Makanan Tradisional di Dunia yang Kaya Nutrisi, Sejalan dengan Gizi Atlet Profesional--Herbalife
JAKARTA, DISWAY.ID – Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pola makan para atlet profesional, berbagai makanan tradisional dari sejumlah negara ternyata menyimpan prinsip gizi yang serupa.
Ahli nutrisi olahraga menyebut hidangan warisan nenek moyang seperti bibimbap, paella, hummus, hingga jollof rice mengandung keseimbangan karbohidrat, protein, lemak sehat, dan mikronutrien yang mendukung performa tubuh layaknya menu atlet elite.
Setiap musim panas, ketika para pesepak bola terbaik dunia berlaga di lapangan, perhatian publik turut tertuju pada pola makan mereka.
BACA JUGA:Tekan Angka Stunting, IPCC Gelar Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil dan Keluarga Balita
Mulai dari menu sebelum pertandingan, minuman pemulihan, hingga strategi hidrasi.
Tak sedikit masyarakat yang kemudian beranggapan bahwa nutrisi olahraga tingkat elite merupakan sesuatu yang asing, serba modern, dan dirancang di laboratorium.
“Selama puluhan tahun berkecimpung di bidang nutrisi olahraga, saya justru belajar bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Makanan yang dahulu dimasak oleh nenek kita—di dapurnya, dengan resep dan bahan-bahan yang diwariskan secara turun-temurun—sesungguhnya jauh lebih dekat dengan prinsip nutrisi atlet elite daripada yang kita bayangkan," tulis Dr. Luigi Gratton, Vice President of Health and Wellness Herbalife.
Ia melanjutkan kuliner tradisional dari berbagai belahan dunia dibangun di atas prinsip yang sama dengan pola makan para atlet profesional saat ini, yaitu keseimbangan makronutrien, penggunaan bahan pangan musiman, protein rendah lemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, serta pemahaman bahwa makanan bukan hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai bagian dari kebersamaan.
Seiring perhatian dunia yang tertuju pada sepak bola musim panas ini, Dr. Gratton mengajak masyarakat melihat bagaimana berbagai hidangan tradisional dari negara-negara pecinta sepak bola telah lama menerapkan konsep Performance Plate, yaitu kerangka penyusunan menu yang digunakan atlet elite untuk mendukung performa optimal.
BACA JUGA:Kemenkes Libatkan Ahli Gizi Terkemuka untuk Perbaiki Target dan Standar MBG
Hidangan Tradisional Berbagai Negara
Asia: Hidangan Berlapis yang Mendukung Performa
Masakan Jepang, Tiongkok, Korea, dan Asia Tenggara umumnya menyajikan nasi atau mi sebagai sumber karbohidrat utama, dipadukan dengan sayuran, protein rendah lemak, serta kuah kaya cita rasa yang mendukung kebutuhan gizi atlet.
Bibimbap dari Korea, misalnya, merupakan contoh nyata konsep Performance Plate dalam satu mangkuk, yang terdiri atas nasi, aneka sayuran, daging sapi tanpa lemak, dan telur.
BACA JUGA:Tak Mau Buang Waktu, Sudaryono Langsung Rapat Perdana Usai Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: