Panggung yang Terlalu Lama: Penudaisme Maximus Jilid Kedua

Panggung yang Terlalu Lama: Penudaisme Maximus Jilid Kedua

Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta-dok. Disway-

Ketika nanti putusan pokok perkara dibacakan, tentu itulah saat yang layak memperoleh perhatian luas karena publik memperoleh kepastian hukum, bukan sekadar rangkaian episode yang terus menggantung.

Media memiliki kekuatan yang luar biasa. Kekuatan itu dapat mencerdaskan bangsa, tetapi juga dapat tanpa sadar memperpanjang usia sebuah kegaduhan.

Saya percaya masyarakat Indonesia bukan kekurangan informasi. Yang kita butuhkan justru adalah informasi yang bernilai.

Sebab pada akhirnya, sejarah tidak dibangun oleh siapa yang paling sering muncul di layar televisi, melainkan oleh siapa yang berhasil menyumbangkan makna bagi kehidupan bersama.

BACA JUGA:Selfie Dulu, Tuhan Nanti

Dan mungkin, sudah saatnya ruang publik kita lebih banyak mengabarkan masa depan daripada terus mengulang masa lalu yang belum selesai diputus oleh pengadilan.

By Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: