Cegah Aksi Joget Terulang, DPD Evaluasi Pemilihan Lagu Sidang Tahunan MPR agar Lebih Khidmat

Kamis 13-08-2026,13:54 WIB
Cegah Aksi Joget Terulang, DPD Evaluasi Pemilihan Lagu Sidang Tahunan MPR agar Lebih Khidmat

Ilustrasi kemeriahan sidang MPR-DPD-DPR pada tahun lalu -ist-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Sekretariat Jenderal DPD RI melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun ini, termasuk pemilihan lagu. Langkah itu diambil agar acara kenegaraan berlangsung lebih khidmat.

Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI Mahyu Darma mengatakan, lagu nasional dan lagu daerah tetap akan digunakan untuk mencerminkan keberagaman Indonesia.

“Ya, lagu nasional ada, lagu nasional, daerah juga ada, karena kita kan perpaduan, dan Indonesia ini kan beragam, dan memiliki daerah,” kata Mahyu, Kamis (13/8/2026).

BACA JUGA:Disorot Gegara Joget Tahun Lalu, Ini Janji Puan di Sidang Tahunan DPR/MPR 2026

Namun, lagu-lagu tersebut tidak akan dimainkan saat agenda resmi berlangsung. Lagu yang memiliki nuansa lebih meriah akan ditempatkan di luar rangkaian utama atau rundown acara.

“Tidak di saat acara-acara resmi. Maka kita pilih lagu-lagu itu dimainkan di luar daripada rundown-nya,” tuturnya.

Menurutnya, lagu-lagu tersebut dapat diputar ketika tamu undangan datang atau saat rangkaian acara telah selesai, termasuk ketika peserta dan tamu meninggalkan lokasi.

“Ini yang kita evaluasi kami, sehingga acara tersebut khidmat, khidmat terhadap pelaksanaannya semua,” ungkapnya.

Terkait aksi sejumlah anggota DPR yang berjoget pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun lalu dan sempat menuai sorotan publik, Mahyu memastikan pihaknya telah melakukan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa.

“Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan,” ujarnya.

BACA JUGA:Jadwal dan Agenda Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo 14 Agustus 2026, Bahas Kinerja Lembaga Negara dan RAPBN

Ia mengakui suasana lagu dapat memengaruhi respons peserta acara. Namun, pihaknya menyadari pentingnya menjaga suasana selama agenda kenegaraan berlangsung.

“Sebenarnya, bukan ya, memang karena lagunya itu yang membawa, tapi kami juga menyadari, dan kita terus-menerus evaluasi,” katanya.

Mahyu menegaskan seluruh persiapan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab lembaga kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait