Pelindo Perluas Upaya Dekarbonisasi, 500 Kendaraan Logistik Jalani Uji Emisi

Kamis 13-08-2026,08:07 WIB
Pelindo Perluas Upaya Dekarbonisasi, 500 Kendaraan Logistik Jalani Uji Emisi

menggelar program Merdeka Emisi---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggelar program Merdeka Emisi, berupa uji emisi kendaraan operasional dan kendaraan logistik yang beraktivitas di kawasan pelabuhan. Program ini dilaksanakan serentak di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar dengan melibatkan sekitar 500 kendaraan. 

Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebanyak 200 kendaraan mengikuti uji emisi pada Kamis (13/8). Sebagian besar merupakan truk kontainer yang setiap hari melayani kegiatan logistik di kawasan pelabuhan.

Tingginya pergerakan kendaraan menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan lingkungan di kawasan pelabuhan. Melalui Merdeka Emisi, Pelindo mengajak perusahaan angkutan, pengemudi, serta pelaku usaha logistik untuk bersama-sama menjaga kondisi kendaraan dan memenuhi standar emisi yang berlaku.

Kegiatan di Tanjung Priok dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Direktur Utama Pelindo Drajat Sulistyo, jajaran manajemen Pelindo Group, serta perwakilan asosiasi dan pelaku usaha logistik.

Suntana mengatakan, upaya menjaga kualitas udara di kawasan pelabuhan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak yang menjalankan aktivitas di dalamnya. 

“Pelabuhan merupakan simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Upaya seperti ini perlu dijalankan bersama oleh operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik,” katanya.

Wakil Direktur Utama Pelindo Drajat Sulistyo mengatakan, program Merdeka Emisi merupakan bagian dari langkah Pelindo menuju pengelolaan pelabuhan yang semakin ramah lingkungan.

“Setiap hari ribuan kendaraan keluar masuk kawasan pelabuhan. Karena itu, upaya menuju Green Port perlu melibatkan seluruh ekosistem yang bekerja dan beraktivitas di pelabuhan. Merdeka Emisi menjadi salah satu cara kami mengajak para pelaku logistik untuk ikut mengambil bagian,” ujar Drajat.

Menurut Drajat, semangat Merdeka Emisi juga sejalan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami ingin semangat kemerdekaan tahun ini membawa pesan sederhana, bahwa lingkungan pelabuhan yang lebih bersih membutuhkan peran kita bersama. Salah satunya dengan memastikan kendaraan yang digunakan sehari-hari dirawat dengan baik dan emisinya memenuhi standar,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kendaraan menjalani pemeriksaan emisi untuk mengetahui kondisi gas buang. Kendaraan yang hasil pengujiannya belum memenuhi standar emisi diimbau melakukan pemeliharaan dan perbaikan sebelum menjalani pengujian kembali.

Pelaksanaan uji emisi langsung di kawasan pelabuhan juga memberi kemudahan bagi para pengemudi. Mereka dapat melakukan pemeriksaan saat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa harus mencari lokasi pengujian di luar pelabuhan.

Hambali, salah seorang pengemudi truk yang mengikuti kegiatan di Tanjung Priok, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut.

“Uji emisi di pelabuhan ini memudahkan kami. Bisa langsung periksa kendaraan saat sedang di sini, jadi tidak perlu mencari tempat uji emisi di luar,” kata Hambali.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: