Ahli PERDOSKI Ungkap Fakta Rambut Rontok, 80 Persen Disebut Berawal dari Kulit Kepala
Para ahli dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) mengungkap, sekitar 80 persen penyebab rambut rontok disebut berawal dari kondisi kulit kepala.--Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID – Masalah rambut rontok ternyata tak hanya berkaitan dengan kondisi batang rambut.
Para ahli dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) mengungkap, sekitar 80 persen penyebab rambut rontok disebut berawal dari kondisi kulit kepala.
Karena itu, deteksi kondisi kulit kepala sejak dini dinilai penting agar penanganan rambut rontok dapat dilakukan secara lebih tepat dan personal.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI PERDOSKI di Yogyakarta yang turut memperkenalkan pendekatan berbasis teknologi AI untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kulit kepala dan rambut.
BACA JUGA:Dove Hairfall Control Luncurkan AI Analisis Kulit Kepala untuk Perawatan Rambut Rontok Lebih Tepat
Berangkat dari pemahaman tersebut, Dove Hairfall Control terus memperkuat komitmennya menghadirkan solusi berbasis sains melalui pendekatan yang lebih personal.
Komitmen ini diwujudkan dengan kehadiran Dove Hairfall Control dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) yang berlangsung pada 6-8 Agustus 2026 di Yogyakarta, sekaligus meluncurkan terobosan baru Dove
Scalp + Hair AI Analysis yaitu platform digital berbasis AI hasil kolaborasi dengan PERDOSKI Cabang Jakarta yang membantu masyarakat memahami kondisi kulit kepala dan menemukan solusi perawatan yang lebih efektif.
BACA JUGA:Saat Investor Ketakutan IHSG Rontok, Purbaya Justru Teriak: Serok Bawah
Mengangkat tema "Bridging the Gaps: From Innovation and Research to Application and Practice in Dermatology, Venereology, and Aesthetics," PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026 menjadi wadah berkumpulnya lebih dari 2.000 tenaga medis dari seluruh Indonesia untuk berbagi perkembangan terbaru di bidang dermatologi. Dalam kesempatan ini, Dove Hairfall Control turut menghadirkan sesi ilmiah bertajuk "Advancing Hair Loss and Scalp Health Screening: A Validated Dermatologist-Designed Self-Assessment Model for Early Identification and Targeted Care" yang dibawakan oleh dr. Sofiah Lontoh, Sp.DVE, MSc.CSO, FINSDV, FAADV, guna mengangkat pentingnya deteksi dini dan pendekatan yang lebih personal dalam penanganan rambut rontok.
dr. Sofiah Lontoh, Sp.DVE, MSc.CSO, FINSDV, FAADV menjelaskan, banyak masyarakat masih menganggap rambut rontok semata-mata disebabkan oleh batang rambut yang rapuh sehingga fokus perawatannya pun hanya tertuju pada batang rambut seperti teknik keramas, cara menyisir, atau metode lainnya yang belum tentu terbukti secara ilmiah.
BACA JUGA:Mata Uang Iran Rontok Nol Besar, Titik Terendah Sepanjang Sejarah
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80% penyebab rambut rontok berasal dari kulit kepala.
Sebagai satu-satunya bagian 'hidup' dari rambut, kulit kepala yang tidak sehat atau tidak ternutrisi dengan baik akan berdampak pada kualitas rambut dan memicu kerontokan yang semakin parah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: