Pedagang Starling Kerap Gesekan dengan Satpol PP, IKAMA Ingatkan Soal Aturan
Ketua Umum Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), H. Muhammad Rawi, mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan terkait lokasi berjualan dan menjaga sikap saat berhadapan dengan petugas. --Cahyono
JAKARTA, DISWAY.ID - Pedagang starling atau kopi sepeda di Jakarta kerap terlibat gesekan dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat dilakukan penertiban.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), H. Muhammad Rawi, mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan terkait lokasi berjualan dan menjaga sikap saat berhadapan dengan petugas.
Ia meminta para pedagang mematuhi aturan yang berlaku, termasuk peraturan gubernur (Pergub) terkait ketertiban umum.
BACA JUGA:Kwitang Pecah, Gas Air Mata dan Suara Petasan Bersahutan: 'Starling Nggak Oleng'
Diketahui, pedagang kopi sepeda sering terlibat gesekan dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat dilakukan penertiban.
Menurut H. Rawi, keberadaan Satpol merupakan bagian dari pemerintah yang bertugas menegakkan aturan dan menjaga ketertiban di ruang publik.
Karena itu, ia meminta para pedagang tidak menjadikan petugas sebagai pihak yang harus dilawan ketika melakukan penertiban.
“Saya pikir itu penting, karena Satpol PP itu kan perpanjangan tangan dari pemerintah yang ini. Jadi saya berharap kawan-kawan harus berjualan yang di tempat yang sudah ditentukan,” ujar Rawi di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.
BACA JUGA:Tampang Penganiaya Tukang Kopi Starling di Kelapa Dua, 1 Diburu
Rawi menegaskan jika IKAMA mendukung penuh program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tak terkecuali aturan ketertiban umum.
Ia turut menyoroti keberadaan pedagang kopi sepeda di sejumlah kawasan, khususnya di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) yang kerap bergesekan dengan Satpol PP.
Rawi memahami bahwa dalam kondisi tertentu penertiban di lapangan tidak selalu mudah, terutama ketika melibatkan pedagang yang membawa anak atau berada dalam kondisi yang membutuhkan perhatian.
Namun, ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tetap harus menjadi perhatian utama.
Selain meminta pedagang mematuhi aturan lokasi berjualan, Rawi juga mengingatkan agar pedagang menjaga sikap ketika berhadapan dengan petugas Satpol PP.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: