Pedagang Starling Kerap Gesekan dengan Satpol PP, IKAMA Ingatkan Soal Aturan
Ketua Umum Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), H. Muhammad Rawi, mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan terkait lokasi berjualan dan menjaga sikap saat berhadapan dengan petugas. --Cahyono
BACA JUGA:Di Mana Membeli Oleh-Oleh Cokelat di Bali? Ini Rekomendasinya
Menurut dia, persoalan etika dan moral perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi gesekan antara pedagang dan petugas saat penertiban.
Ia meminta para pedagang tidak melakukan perlawanan maupun melontarkan perkataan yang dapat memancing emosi petugas.
“Hanya mengimbau untuk tidak melawan, untuk tidak bermacam-macam menyampaikan kata-kata yang ini kan. Kejadian kan suka Satpol PP juga tersinggung karena mereka kadang-kadang nggak sopan,” tutur Rawi.
Menurut Rawi, persoalan etika tersebut juga menjadi salah satu hal yang dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) IKAMA.
BACA JUGA:Otot dan Syaraf Anggota Satpol PP Putus Gegara Ditusuk Starling di Bundaran HI
Ia mengatakan organisasi turut memberikan perhatian terhadap pentingnya etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
“Makanya kemarin di Raker ini kita masalah terkait dengan etik, moral,” ujarnya.
Rawi berharap para pedagang asal Madura maupun pedagang lainnya yang mencari nafkah di Jakarta dapat memahami bahwa aturan dibuat untuk menjaga ketertiban bersama.
Ia menilai kepatuhan terhadap ketentuan lokasi berjualan dan sikap saling menghormati antara pedagang dan petugas dapat membantu mencegah terjadinya konflik di lapangan.
Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat tetap dapat berjalan tanpa mengganggu fungsi trotoar dan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat umum.
“Yang penting kalau tidak patuh sesuai dengan Pergub atau apa itu, lebih baik jangan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: