Kasus Motor Ojol Dirusak Sopir Alphard Berujung Damai, Endingnya Dapat Motor Baru

Rabu 19-08-2026,21:31 WIB
Kasus Motor Ojol Dirusak Sopir Alphard Berujung Damai, Endingnya Dapat Motor Baru

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah--Fajar Ilman

JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus pengrusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol), Mulyadi, oleh sopir Toyota Alphard bernama Didi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berakhir damai. 

Tak hanya saling memaafkan, Mulyadi juga mendapat satu unit sepeda motor baru dari Uya Kuya dan Putri Zulkifli Hasan sebagai bentuk bantuan atas kejadian yang dialaminya. 

Keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan di Polsek Pesanggrahan.

"Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Dari Pak Didi juga memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini secara bertanggung jawab. Jadi motor korban pun selain diperbaiki, alhamdulillah mendapat bantuan dari Putri," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah, Rabu, 19 Agustus 2026.

BACA JUGA:Ojol Sudah Minta Maaf Usai Senggol Spion Alphard, Tapi Motor Justru Dihancurkan, Ini Akhir Kasusnya

Seala menjelaskan kronologi dari peristiwa ini. Dimana, pengrusakan tersebut dipicu oleh insiden kecil di jalan raya akibat emosi sesaat.

"Jadi Pak Mulyadi selaku ojek pangkalan lagi narik, senggolan di jalan. Mungkin ada emosi sesaat dari Pak Didi, terpancing, terjadilah perusakan tersebut. Jadi perkara ini kami nyatakan selesai karena kedua belah pihak sudah sama-sama saling memaafkan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Didi, pelaku pengrusakan, secara terbuka menyampaikan penyesalan dan permohonan maafnya kepada korban serta masyarakat luas atas keributan yang dipicu oleh tindakan impulsifnya.

BACA JUGA:Driver Ojol Dijadikan UMKM, Maman Abdurrahman: Agar Tak Hanya Andalkan Pendapatan dari Narik

"Sebelumnya saya minta maaf kepada warga Jakarta semuanya, Tangerang, atas khilaf saya hari ini jadi gaduh. Saya mohon dimaafkan, dan saya juga terima kasih dengan Ibu Seala, Pak Kanit, Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya menyelesaikan masalah saya di sini," ungkap Didi.

Ia mengaku emosi, lantaran sedang berada di bawah tekanan pikiran saat hendak mengambil pesanan untuk keperluan kantornya.

"Yah mungkin terlalu banyak pikiran. Jadi emosi sesaat, akhirnya seperti ini. Saya mohon maaf semuanya," ucap Didi.

Merespons itu, Mulyadi selaku korban telah memaafkan pelaku. Ia mengaku kaget kejadian yang menimpa dirinya viral di media sosial.

BACA JUGA:Perpres Transportasi Online Hanya Atur Ojol, Taksi Online Tak Masuk

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait