Sempat Dikecam Ojol, AMPB Buka Suara Soal Massa Pati Pulang Duluan: Ogah Terjebak Chaos!
AMPB Minta Maaf ke Ojol Usai Massa Pati Pulang dari [email protected]
JAKARTA, DISWAY.ID - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kini menyampaikan permohonan maaf kepada para pengemudi ojek online (ojol) setelah rombongan massa dari Pati memutuskan meninggalkan Jakarta dan kembali ke daerah asal.
Kepulangan tersebut dilakukan setelah AMPB menyelesaikan agenda audiensi bersama pimpinan DPR RI.
AKan tetapi keputusan massa Pati untuk kembali lebih dahulu ternyata menimbulkan kekecewaan di kalangan sejumlah pengemudi ojol Jakarta yang sebelumnya ikut memberikan dukungan selama rombongan berada di ibu kota.
Para relawan ojol diketahui turut membantu mengawal perjalanan dan aktivitas massa AMPB selama berada di Jakarta.
Selain pengawalan, dukungan juga diberikan dalam bentuk bantuan logistik untuk rombongan dari Pati.
Jadi, keputusan AMPB meninggalkan Jakarta saat sebagian kelompok aksi lainnya masih di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, mendapat sorotan dari sejumlah pengemudi ojol.
Perwakilan ojol, Melva Pardede, sebelumnya meminta AMPB menyampaikan permintaan maaf dalam waktu 1 x 24 jam.
Ia juga keberatan apabila rombongan AMPB kembali ke Jakarta untuk menggelar aksi lanjutan sebelum persoalan tersebut diselesaikan.
BACA JUGA:Puan Maharani Jelaskan Tak Temui AMPB, Pimpinan DPR Bagi Tugas
AMPB Jelaskan Alasan Massa Pati Pulang
Menanggapi kekecewaan tersebut, perwakilan AMPB memberikan penjelasan mengenai alasan rombongan massa Pati memilih meninggalkan Jakarta setelah audiensi dengan pimpinan DPR RI.
AMPB menegaskan, keputusan untuk pulang bukan bentuk pengabaian terhadap dukungan yang telah diberikan para pengemudi ojol maupun masyarakat selama rombongan berada di Jakarta.
AMPB menyatakan sejak awal kedatangan ke Jakarta, tujuan mereka adalah mengawal aspirasi rakyat Indonesia melalui aksi yang damai dan tertib.
"Sesuai komitmen awal AMPB datang ke Jakarta tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan tapi kami datang ke Jakarta mengawal aspirasi rakyat Indonesia dengan cara damai santun dan sopan. Kami tidak mau dibenturkan dengan massa bayaran yang memicu Jakarta menjadi chaos, sehingga nama Pati/AMPB menjadi rusak dan berpotensi besar kawan-kawan dari Pati termasuk saya di tangkap polisi,” tulisnya.
Dalam kesempatan tersebut, AMPB juga menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang telah memberikan pengawalan dan bantuan selama rombongan massa Pati berada di Jakarta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: