Prabowo Turun Langsung ke Riau, Pantau Penanganan Karhutla

Senin 24-08-2026,15:31 WIB
Reporter: M. Ichsan |
Prabowo Turun Langsung ke Riau, Pantau Penanganan Karhutla

Selain memastikan proses pemadaman dan pencegahan, Teddy mengatakan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kebakaran.-Setpres-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (24/8/2026), untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memastikan langkah pencegahan diperkuat agar kebakaran tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden ingin melihat langsung kondisi terkini di lapangan setelah sebelumnya memimpin penanganan karhutla di Kalimantan. 

BACA JUGA:Jadwal dan Link Streaming Indonesia vs Thailand di AVC Women's Continental 2026 Hari ini

“Bapak Presiden ingin memastikan penanganan berjalan sampai tuntas, tidak hanya menerima laporan, tetapi melihat dan mendengar langsung sendiri kondisi di lapangan, memastikan titik api benar-benar padam, dan seluruh keputusan yang telah diambil dilaksanakan dengan cepat, terpadu, dan tepat,” ujar Teddy dalam keterangannya, Senin 24 Agustus 2026.

Menurut Teddy, perhatian Presiden tidak hanya tertuju pada pemadaman. Kepala Negara juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, gubernur, Pangdam, dan Kapolda dalam mencegah kebakaran kembali terjadi.

BACA JUGA:Promo Alfamart Terbaru Pekan Ini 24-28 Agustus 2026, Sabun Rinso hanya Rp10 Ribuan

Presiden juga meminta pembangunan sistem pencegahan yang lebih kuat dan permanen sehingga pemerintah tidak terus menghadapi persoalan serupa setiap musim kemarau.  

“Arahan Bapak Presiden sudah jelas, bahwa kita tidak boleh setiap tahun hanya sibuk memadamkan api. Sistem pencegahannya harus diperkuat. 

“Mulai dari sumur bor dan embung atau sumber air, pengawasan permanen, deteksi dini hotspot, hingga kesiapan desa-desa rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan jauh sebelum api muncul,” kata Teddy.

BACA JUGA:Kemhan Tulis Klarifikasi Isu Larangan Hijab untuk Kadet Perempuan, Begini Penjelasannya

Dalam kutipan tersebut, Presiden menekankan sejumlah langkah pencegahan, mulai dari penyediaan sumur bor dan embung, pengawasan secara permanen, deteksi dini titik panas, hingga peningkatan kesiapan desa-desa yang rawan karhutla.

Selain memastikan proses pemadaman dan pencegahan, Teddy mengatakan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kebakaran.

Apabila dalam proses tersebut ditemukan unsur pelanggaran hukum, pemerintah akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: